Babinsa Bersama Warga Jaga Kelestarian Lebah Madu di Desa Aik Madu Simpang Renggiang

BARETGARUDA.COM, BELITUNG TIMUR — Peran Babinsa Koramil Manggar Desa Air Madu Kecamatan Simpang Renggiang, Serda Zul Asri, tampaknya harus mendapat acungan jempol.

Pasalnya, Babinsa ini bisa mengajak petani madu untuk turun langsung melestarikan madu di Hutan Penghasil Madu, di Desa Air Madu, Kecamatan Simpang Renggiang, Kabupaten Belitung Timur, Rabu (3/4/2019) kemarin, dimana kawasan hutan ini merupakan penghasil pengerajin Madu di Belitung Timur.

Kegiatan Babinsa dalam pendampingan untuk turun langsung ke hutan bersama warga desa ini, untuk melihat langsung atas lokasi Madu Hutan, karena di areal hutan ini dapat dikembangkan budidaya madu hutan.

Memang terlihat di areal lingkungan hutan ini, masyarakat bisa melakukan pelestarian madu, agar dapat menghasilkan madu yang memiliki nilai ekonomi tinggi, sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat binaannya.

“Masyarakat Aik Madu, khusus yang sehari-harinya beraktifitas pengerajin pencari madu hutan, mengeluh dengan kondisi hutan saat ini karena kondisinya meprihatinkan, diduga akibat banyaknya penambang liar (timah), sehingga mengganggu tempat habitatnya madu bersarang di pohon kayu yang biasa membuat sarang,” beber Suhermanto, salahseorang petani madu setempat.

Diungkapkannya, seperti madu pahit, saat ini madu pahit ini sulit untuk ditemukan, karena madu pahit ini merupakan madu musiman yang keberadaannya tergantung pada pohon kayu yang langka, dimana kayu ini disebut kayu pelawan.

Sedangkan kadus setempat, mengatakan bahwa jenis kayu ini, memang bisa mengasilkan bunga yang biasa dihisap oleh tawon atau lebah madu.

“Tempat bersarangnya ini, bisa menghasilkan madu pahit,” jelas Kadus Suhendra.

Adapun Babinsa mengatakan, ada solusi yang harus dilakukan atas permintaan dari masyarakat atau perangkat desa setempat, agar masyarakat dapat mengurangi penebangan kayu dengan tidak sembarangan dan menjaga kelestarian hutan yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

“Demikian itu keluhan dari masyarakat , khususnya yang beraktifitas setiap harinya bekerja sebagai pengerajin madu, karena hasil madu ini dapat di budidayakan di areal perkarangan masyarakat,” jelas Babinsa Serda Zul Asri seijin Danramil 02 Manggar.

Turut hadir dalam kegiatan peninjauan hutan penghasil madu di Desa Air Madu ini, yaitu Babinsa Serda Zul Asri, PPL Ipah, Kadus Suhendra dan masyarakat petani madu. (Jl)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *