LKPI Babel Peduli Kaum Duafa Dengan Membangun Rumah Nek Kebon

KORANFORUM.COM, BABEL – Di Wilayah Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provisi Kepulauan Bangka Belitung, ada Seorang Nenek Tua yang bernama Nek Kebon, berusia 80 Tahun, terlihat sudah sangat renta, serta hidup bersama anak semata wayangnya yang berusia 60 tahun.

Mereka menempati rumah gubuk yang sangat memprihatikan, dimana rumah yang ditempati Nek Kebon ini, hanya beratapkan seng yang sudah rapuh dan berkarat, sedangkan dinding rumahnya hanya dilapisi plastik berbahan Polybag.

Nampak rumah yang sangat tidak sehat, apalagi kasur kapuk yang digunakan sebagai alas untuk tidur tampak berserakan akibat usang dimakan usia, sehingga kondisi menambah pilu bila orang melihatnya.

Mendapati hal itu, Abubakri, salah satu tokoh agama di Kelurahan Romodong saat diwawancara oleh media ini, mengatakan, dirinya sangat menyayangkan kondisi yang menimpa Nek Kebon, karena itu ia sendiri dan juga meminta berbagai pihak, khususnya pemerintah, supaya berupaya mencarikan bantuan ke Kelurahan Romodong, Kecamatan Belinyu dan kepada Dinas Sosial dan Kesehatan, untuk menyikapi masalah sosial ini.

“Namun sampai saat ini, perhatian terhadap keluarga Nek Kebon ini nyaris tidak kunjung ada,” keluh tokoh agama, yang bernama Abubakri, yang keseharian sering diminta menjadi khotib dan memimpin doa, saat acara keagamaan di kelurahannya.

Lebih lanjut Abubakri mengatakan, dirinya sudah berupaya menyampaikan hal ini kepada pihak Pemerintahan, baik dari tingkat RT (Rukun Tetangga) hingga ke dinas dinas terkait, guna mencarikan solusi bagaimana caranya Nenek Kebon beserta anaknya itu, bisa menempati rumah yang lebih baik dan layak untuk ditempatinya.

Namun ternyata, sudah berbagai usaha yang dilakukan pihaknya ini, belum juga kunjung tiba wujud nyata peran pemerintah daerah, dalam hal membantu Nek kebon dan anaknya.

Sungguh sangat memprihatikan, Nenek Kebon dalam kondisi sudah pikun dan mengalami kebutaan, dimana sebagai warga sangat kasihan dengan Nek Kebon ini, karena dirinya sudah anggap beliau seperti nenek sendiri.

“Alhamdulilah, Syukur kami kepada Alloh SWT, ternyata masih ada hati yang mulai mau membantu Nenek Kebon dan anaknya ini, dimana ada seorang warga menghibahkan tanahnya untuk Nek Kebon dan lengkaplah sudah apa yang kami inginkan,” ungkapnya.

Rupanya dari Pengurus LKPI (Lembaga Kelautan Perikanan Indonesia) Bangka Belitung (Babel) yang diketuai oleh M.Rizal ST, beserta pengurusnya, mereka telah mengadukan persoalan ini.

“Alhamdulilah, seperti yang bapak saksikan sekarang ini, Insya Alloh rumah Nek kebon akan dibangunkan rumah layak huni, yang nantinya akan ditempati Nek kebon beserta anaknya,” pungkas Ketua LKPI Babel.

(ibrahim)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *