Di Kota Cimahi, Kondisi Jalan Rel Kereta Api Cimindi Dinilai Buruk dan Meresahkan Pengguna Jalan

KORANFORUM.COM, BANDUNG — Kondisi lalulintas di Kawasan Jalan Kereta Api Cimindi, Kota Cimahi, Jawa Barat (Jabar), sungguh sangat menghawatirkan bagi keselamatan pengguna jalan tersebut.

Jika dibiarkan, maka diperkirakan bakal terus memberikan dampak negatif kepada masyarakat, terutama para pengguna jalan yang sedang melintasi kawasan Jalan Rel Kereta Api Cimindi, di Kota Cimahi ini.

Kondisi ini, langsung mendapat respon dari pengurus LSM PMPRI, karena menyangkut keselamatan jiwa para pengguna jalan.

Sebab, pada umumnya, jalan merupakan faktor penting bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktifitas untuk meningkatkan kualitas hidup, serta memicu lajunya pertumbuhan ekonomi.

Oleh karena itu, kenyamanan dan keamanan bagi para pengguna jalan adalah indikator yang paling penting bagi para pengendara sebagai pengguna jalan di kawasan tersebut.

Dalam hal ini, salahseorang anggota Tim Investigasi DPP LSM PMPRI, Aris Inos Munandar, menjelaskan bahwa berdasarkan keluhan masyarakat, jalan di kawasan itu sudah sering memicu kecelakaan, baik menimpa para pengendara roda dua maupun roda empat.

Namun sangat disayangkan, hingga sampai pemberitaan ini dimunculkan, nyatanya belum juga ada upaya perbaikan atau perhatian dari dinas terkait.

“Padahal jalan tersebut, baru diperbaiki sekitar satu setengah tahun lalu, namun sekarang sudah rusak lagi. Masyarakat sangat mengharapkan adanya upaya untuk memperbaiki kondisi jalan ini, terutama pihak terkait harus segera menindaklanjuti keluhan masyarakat ini, agar tidak sampai menelan korban jiwa,” ucap Inos, saat melakukan wawancara disela pantauannya di lokasi jalan ini, Rabu (27/2/2019) siang.

Ditempat terpisah, saat dikonfirmasi awak media ini, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat, LSM PMPRI, Rohimat, juga menegaskan, bahwa pihaknya menduga terjadi kerusakan jalan diberbagai kawasan di Wilayah Kota Cimahi, sehingga sudah seharusnya mendapat perhatian serius dari pihak terkait.

Selain itu, pihaknya mensinyalir telah ada potensi korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan proyek jalan, karena itu diduga adanya keterkaitan atas kerusakan jalan tersebut.

Faktanya, hampir sebagian besar proyek pembangunan jalan di Kota Cimahi, bisa di bilang memiliki kualitas yang buruk. Kondisi ini, berdasarkan pada temuan dari hasil investigasi Tim LSM PMPRI, terkait adanya beberapa temuan kerusakan jalan, dimana diduga kuat terjadinya kerusakan jalan ini karena tidak rentan terhadap air.

“Dari kondisi itu, makanya kita patut menduga, kalau kualitas jalan tidak sesuai dengan kondisi lingkungan di tempat tersebut,” ucap Ketum DPP LSM PMPRI yang populer disapa dengan panggilan Joker ini.

Dikatakan Joker, seharusnya Kepala Dinas PUPR Kota Cimahi, segera menindaklanjuti masalah ini, salahsatunya dengan cara menunjuk tenaga ahli konstruksi jalan yang kompeten di Kota Cimahi, dimana perlu dipilih para ahli yang memiliki potensi dalam merancang kontruksi jalan, sehingga bisa sesuai dan tepat dalam menganalisis kondisi lingkungan, sebagai acuan pembangunan proyek jalan.

Dengan begini, hasil yang didapatkan bisa memiliki kualitas yang bisa menyesuaikan dengan cuaca yang terjadi.

“Sebagai kontrol sosial, kami akan menindak tegas dengan cara kami dan sesuai ketentuan organisasi, karena persoalan jalan tersebut diduga sudah banyak merugikan pengguna jalan dan sebelumnya telah ada korban jiwa,” tegas Joker.

Ditambahkan Joker, jika mengacu pada kajian yang dilakukan oleh pihaknya, maka Jalan Cimindi itu merupakan satu dari beberapa jalan di Kota Cimahi, yang kondisinya dianggap memiliki kualitas buruk. Karena itu, LSM PMPRI bakal meneruskan investigasi atas dugaan adanya tindakan KKN dalam masalah ini. (Erpan/Red)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *