Aktifis PMPRI Unras Damai Tuntut Proses Hukum Dugaan KKN, Kerusakan Lingkungan dan Penipuan

KORANFORUM.COM, BANDUNG — Ratusan massa dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEMUDA MANDIRI PEDULI RAKYAT INDONESIA (PMPRI), menggelar aksi unjuk rasa (unras) damai, Rabu (13/2/2019) pagi hingga sore, di Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar).

Unras damai ini, menuntut adanya proses hukum atas terjadinya dugaan praktik kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN), kerusakan lingkungan dan dugaan penipuan yang terjadi di Jawa Barat secara khusus, serta Indonesia secara umumnya.

“Dasar digelarnya unras damai ini, karena kita menduga kuat atas banyaknya persoalan atau permasalahan yang bergulir di lingkup Birokrasi Pemerintahan
Provinsi Jawa Barat, sehingga dikhawatirkan bisa mengganggu stabilitas dan kondusifitas di Provinsi Jawa Barat,” ungkap Ketua Umum (ketum) DPP LSM PMPRI, Rohimat, usai digelarnya unras damai.

Dijelaskannya, persoalan atau permasalahan yang terjadi tersebut, dikhawatirkan juga dapat berdampak pada menurunnya tingkat kualitas pelayanan publik, terjadinya KKN, kerusakan lingkungan, keamanan dan ketertiban, serta dugaan masalah lainnya.

Menyikapi kenyataan itu, memaksa pihaknya yaitu sebagai bagian dari Social Control,
untuk menggelar unras damai dengan turun ke jalan, sebagai bentuk rasa kepedulian atas persoalan yang terjadi.

Aktifis LSM PMPRI menengarai, ada kasus-kasus yang akhir – akhir ini mencuat ke permukaan publik di Jabar, diantaranya adalah,
dugaan penipuan terhadap nasabah yang diduga dilakukan oleh pihak
BANK Otomas Multifinance, yang berpotensi adanya tindakan melawan Hukum,
sehingga dapat merugikan korban penipuan.

“Lalu, ada juga dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme atau KKN, pada Proyek Perizinan
Dan Pemanfaatan Lahan Galian C, Di Jalan Lingkar Nagrek, yang diduga milik PT. KENANGA MITRA ABADI dan PT. KALI JATI, dimana disinyalir ada kong-
kalikong antara PT yang bersangkutan, dengan dinas terkait,” beber Rohimat, dalam Press Releasse atas nama LSM PMPRI, yang diberikan kepada awak media, usai unras damai.

Selain itu, Rohimat yang akrab disapa dengan panggilab Joker ini, juga mengungkapkan Adanya dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), pada Proyek Lanjutan
Rehablitasi Dan Interior Gedung B, Empat Lantai, pada dinas PPPPTK TK dan
PLB Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Karena itu, sebagai bentuk keseriusan LSM PMPRI atas penanganan kasus tersebut, maka pihaknya berani mengungkap kasusnya, sebagai
representasi kepedulian LSM PMPRI dalam membantu terwujudnya pembangunan.

“Aksi unras damai yang kami lakukan ini, juga untuk membantu atas terciptanya birokrasi yang bersih dari Korupsi, Kolusi, Nepotisme atau KKN,” pungkas Joker. (erpan/*)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *