Penderita Kanker Payudara Butuh Pertolongan Biaya Pengobatan, LSM PMPRI Maluku Gelar Aksi Sosial

KORANFORUM.COM, Maluku – Para aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia ( LSM PMPRI ) melaksanakan kegiatan bakti sosial peduli kemanusiaan, di seputaran Kota Ambon, Jumat (3/8/2018) lalu.

Aksi sosial ini, diantaranya dengan menggalang dana untuk biaya pengobatan salahsatu warga yang menderita penyakit Kanker Payudara, yang berasal dari Pulau Jawa, namun menetap di Desa Laimu, Kabupaten Maluku Tengah. Adapun penderita kanker ini,  seorang janda yang hidupnya sebatang kara, akibat di tinggal oleh sang suaminya, pada belasan tahun yang lalu.

Mahmuda, nama ibu penderita kanker payudara ini, sedang menjalani perawatan di RSUD Masohi, sejak dua bulan yang lalu, sehingga membutuhkan bantuan dana, baik dari Pemerintah Provinsi Maluku, maupun dari Masyarakat Maluku.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Maluku diminta untuk mengambil alih penangan kesehatannya, karena Fasilitas pengobatan di RSUD Masohi belum memadai, dimana patut diduga Ny. Mahmuda hanya diberikan obat obatan pencegah rasa sakit.

Berdasarkan hasil investigasi LSM Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia, peduli atas kondisi Ny. Mahmuda, di Rsud Masohi.

“Adapun penyakit yang diderita beliau sudah cukup parah, sehingga membutuhkan biaya pengobatan yang berkisar puluhan juta, bahkan ratusan juta rupiah. Karenanya, harus segera di rujuk ke rumah sakit yang mampu menangani penderita kanker payudara Stadium empat, yang dideritanya,” tutur Kabiro investigasi LSM PMPRI Maluku.

Saat digelarnya aksi sosial peduli kemanusian ini, juga diiringi dengan beberapa suguhan puisi dan orasi singkat, sebagai salahsatu bentuk kritik terhadap kinerja pemerintah, yang ada di Kabupaten Maluku Tengah.

“Kami yang tergabung dalam Lembaga suadaya masyarakat pemuda mandiri peduli rakyat Indonesia ini, merasa malu terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, dalam hal ini Pemda Maluku Tengah, tidak mampu menangani kasus kemanusiaan,T seperti ini,” tandas Erpan.

Berdasarkan info perkembangan dari media, penderita penyakit kanker payudara, yang sementara ini terbaring lemah di RSUD Masohi, kabarnya akan di tanggulangi biayanya oleh pemda setempat.

Namun realitanya, belum juga ada sentuhan langsung oleh pemda, dalam hal ini menanggulangi biaya perobatan beliau, yang nantinya bakal dirujuk ke rumah sakit yang memiliki alat medis yang lengkap.

Makanya, Ketua DPD LSM Pemuda Mandiri Peduli rakyat Indonesia Maluku,  Erpan Tella S.Sos, menghimbau kepada seluruh warga Kota Ambon, terutama dari kalangan masyarakat kurang mampu atau miskin, untuk menjaga kesehatan mereka. Dalam orasi singkatnya di depan Mesjid Alfatah Ambon, beliau juga memaparkan pesan moral, diantaranya, “Orang miskin di larang sakit, sebab jika sampai hal serupa terjadi pada kita masyarakat kurang mampu atau miskin ini, maka itu merupakan sebuah bencana terbesar!”

Pernyataan demikian diutarakannya,  karena merasa tidak adanya perhatian dari pemerintah setempat atas kasus ini, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. (rohimat)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *