Idiil Akbar (Akademisi) : “Pilkada Belitung Harus Jujur dan Bersih!”

KORANFORUM.COM, BELITUNG — Akademisi Muda Belitong, Idiil Akbar,  meminta pelaksanaan Pilkada Belitung 2018, bisa berjalan secara adil dan jujur.

Permintaan salahsatu TOKOH PEMUDA BELITONG ini, disampaikan secara tertulis via Whatshapp,  ke sejumlah laman media sosial (medsos), Rabu (13/6/2018).

Menurut Idiil, saat ini, terlihat masyarakat Belitung mulai gelisah dan prihatin, atas pelaksanaan Pilkada Belitung 2018, yang mulai dipenuhi dengan upaya-upaya memperoleh dukungan suara secara tidak jujur, dengan melancarkan berbagai kecurangan untuk memperoleh kemenangan.

“Untuk menuntaskan masalah ini, saya pikir Panwaslu Kabupaten Belitung, dituntut untuk berkerja secara profesional, independen dan objektif, sesuai dengan amanah UU Nomor 1 Tahun 2014 Juncto UU No 10 Tahun 2016, tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota pasal 30 poin b,c,d,e,f, dan g,” ucap Idiil, yang kesehariannya juga dikenal sebagai aktifis sosial dan lingkungan.

Dikatakanya, Panwaslu juga harus memperhatikan Perbawaslu No 12 Tahun 2017, tentang Pengawasan Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.

Lalu, mengacu juga pada PKPU No 12 Tahun 2017, tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, terutama Pasal 5 ayat (2) dan pasal 26 ayat (1) dan (3), sebagai landasan peraturan didalam mengambil tindakan terhadap potensi pelanggaran, yang diduga dilakukan oleh paslon.

“Konteksnya jelas, bahwa masyarakat Belitung menginginkan Pilkada yang bersih, jujur dan mencerdaskan, serta lebih mengedepankan program kerja untuk 5 tahun kedepan. Bukan berbasiskan pada pemberian material, yang lekat dengan politik uang (money politic),” tegas Dosen Politik di Unpad Bandung ini.

Sebab, kata Idiil,  memperoleh tampuk kepemimpinan dengan cara curang dan tidak jujur, maka berpotensi bakal melahirkan pemimpin yang korup pada kedepannya.

Karena itu, seluruh masyarakat Belitung, sebaiknya ikut mengawasi jalannya pelaksanaan Pilkada secara menyeluruh.  “Kita ingin, Pilkada Belitung lebih bermartabat, sesuai dengan prinsip – prinsip moral dan demokratis. Sebabnya, Pemimpin Kabupaten Belitung hari ini, akan menentukan masa depan Belitung lima tahun ke depan,” pungkasnya. (*)

 

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *