Aktifis PPMAKN Desak KPK Segera Periksa Terduga Oknum Bupati Bulukumba Sulsel

PENGERAKAN Pemuda dan Mahasiswa Anti Korupsi Nusantara (PPMAKN) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera periksa Bupati Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Desakan ini, terkait atas dugaan kasus suap Proyek Irigasi Kabupaten Bulukumba sekitar Rp 49.819.000.000.

Dugaan kasus suap proyek irigasi di Kabupaten Bulukumba ini, diungkapkan oleh salahsatu pegawai ASN Bernama Andi Ichwan AS, yang terkesan membeberkan kekesalannya dan meminta semua terduga pelaku yang terlibat untuk ditangkap.

Sedangkan Andi Ichwan AS, di konfirmasi atas tulisan di statusnya.

“Lama aku sabar mengadu tdk ada yg gubris sekarang saya bersedia jadi apa saja dan saya akan laporkan ke KPK bahwa ini anggaran IRIGASI 49m lebih krn hasil suap. Sy yg bawah uangnya buat apa takut utk kebenaran silahkan penegak hukum tangkap semua pelakunya saya bersedia bongkar semua ini uang suap. tempat komitmen (sakit),” tulis Andi Ichwan AS, dalam tulisan status facebook miliknya.

Dalam tulisan status Facebook Andi Ichwan AS, juga memuat foto melalui akun medsos miliknya.

Status yang diupload ini, banyak mendapat respon dari netizen dan menjadi viral di salah satu group WA Bulukumba, yaitu “Bulukumba Accarita“. Lantaran tulisan itu, dilanjutkannya dengan beberapa bukti foto, yang juga diupload melalui Akun facebooknya.

Ada juga bukti proposal dan Surat Rekomendasi dari Bupati Bulukumba, yang diajukan Andi Ichwan AS.

Bahkan dalam unggahan itu, Andi Ichwan AS mengaku sebagai pihak yang ditugaskan oleh Bupati Bulukumba. Dia juga memosting surat, sesuai dengan foto Surat Keputusan (SK) penunjukannya, Tertanggal 4 Mei 2017.

Sementara, Andi Ichwan AS, yang dikonfirmasi langsung oleh Tim PPMAKN, mengatakan, jika dirinya sakit hati lantaran tidak mendapatkan apa-apa dari hasil jeri payahnya mengurus proporosal, hingga menjemput proyek ke pusat.

“Insya Allah kasian uang negara APBN 49 M Lebih. Dibagi-bagi begitu saja, saya cuma proposal kubawa satu sen pun uang APBD, tidak ada yang bantu  kecuali teman saya dan uang pribadi saya. Begitu lelang dilupakan, kan sakit, enaknya semua bagi-bagi. Saya upayakan agar anggaran ini tidak jadi dikeluarkan dan semoga KPK merestui laporan saya ini,  Insya Allah bos,” ucap Andi Ichwan AS, dengan nada agak kesal saat menyampaikan ucapannya ini ke media, Jumat (11/5/2018).

Andi Ichwan AS juga berjanji, kalau dirinya akan memberikan data dan bukti-bukti yang lengkap.

Karena itu, Kami terdiri dari Pengerakan PEMUDA DAN MAHASISWA ANTI KORUPSI NUSANTARA.(PPMAKN), akan menindaklanjuti info dugaan kasus ini, dengan mengawal kasus ini dan mendesak kepada Agus Raharjo selaku Ketua KPK RI, agar secepatnya mengeluarkan sprindik terhadap oknum Bupati Bulukumba dan oknum pejabat ASN, yang diduga ikut terlibat dalam dugaan kasus suap proyek irigasi ini.

Kesal dan rasa kecewa yang dialami Andi Ichwan AS, setelah dirinya mengetahui, jika proyek yang dijemputnya itu, ternyata sudah dibagi habis oleh oknum-oknum tertentu dan dirinya sendiri tidak mendapatkan apa-apa. Bahkan hanya mengalami kerugian, karena menggunakan uang pribadi, saat proses pengurusan proyek tersebut.

Bahkan juga, Andi Ichwan AS, menyebutkan, jika dirinya akan membuat laporan ke Lembaga Investigasi Mendididik Pro Rakyat Nusantara (LIDIK PRO) dan menyerahkan berkas-berkas, serta alat bukti kuat lainnya, untuk didalami dan ditindaklanjuti Tim Investigasi Lidik Pro.

“Saya akan berikan bukti-bukt lainnya berupa photo, berkas dan bahkan rekaman,” tutup Andi Ichwan AS.

Koordinator PPMAKN menegaskan, bakal mendesak KPK dan Lembaga Hukum lainnya, agar segera menuntaskan kasus suap yang diduga merugikan uang Negara hingga milyaran rupiah Ini.

Koordinator PPMAKN juga menegaskan, kalau KPK terlambat memanggil Bupati Bulukumba untuk diperiksa dan di tetapkan tersangka? Maka kami yang terdiri dari PENGERAKAN PEMUDA DAN MAHASISWA ANTI KORUPSI NUSANTARA, akan mengkonsolidasi massa dan kami akan unjuk rasa damai,  Di Depan Gedung KPK, serta Di Kantor KABAKRESKIM MABES POLRI.

Insya Allah, Hari Kamis, Tanggal 24 Mei 2018, maka kami akan mengajukan tuntutan untuk mendesak KPK dan POLRI, agar dapat segera memanggil dan memeriksa oknum Bupati Bulukumba dan kroni kroninya yang diduga ikut terlibat.

Dalam kaitan dugaan kasus ini, Bupati Bulukumba, Andi Sukri A Sappewali, diduga terlibat dalam kasus suap proyek irigasi sekitar 49 M.

Pasalnya, melalui akun facebook Andi Ichwan AS, tampak mengupload foto Bupati Bulukumba, bahkan bukti lampiran surat rekomendasi yang ditandatangani Bupati.

Dalam foto itu, tampak ada Andi Sukri Sappewali, yang diupload Andi Ichwan AS ke media, terkait dengan dugaan kasus suap proyek Irigasi sekitar 49 M.

Dikutip dari lampiran berupa hasil screenshoot, tertulis jelas, jika oknum Bupati Bulukumba memberikan rekomendasi kepada Andi Ichwan AS, pertanggal 4 Mei 2017 lalu  guna mengurusi Bantuan Dana DAK tambahan APBN-P 2017, untuk pembangunan irigasi pada dinas PSDA Kabupaten Bulukumba, dimana usulan proyek ini untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan, melalui Menteri Keuangan Republik Indonesia Cq. Direktur jenderal Perimbangan Keuangan di Jakarta.

Jakarta, 17 Mei 2018

PENGERAKAN PEMUDA MAHASISWA ANTI KORUPSI NUSANTARA. (PPMAKN)

Agus syahputra

Kordinator.
cp : 081339468790

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *