KASUS HUKUM PT PULO MAS SENTOSA TAK KUNJUNG DILIMPAHKAN

KORANFORUM.COM, BABEL — Penanganan kasus Tipikor Pulomas Sentosa oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Bangka Belitung (Babel) hingga kini masih menyisahkan misteri akan kelanjutannya.

Meskipun sebelumnya, pihak Kejati Babel telah menetapkan sebanyak 3 orang sebagai tersangka dugaan korupsi, dalam kasus penambangan berkedok perizinan pengerukan alur muara Jelitik oleh PT Pulomas Sentosa.

Namun hingga sekarang kabar perkembangan proses pelimpahan berkas ke penuntutan terhadap ke tiga tersangka tersebut tak terdengar lagi. Bahkan kabar yang santer terdengar di kalangan wartawan kalau penyidikan perkara kasus korupsi PT Pulomas telah di SP3 kan oleh Happy Hadiastuty selaku Kajati saat itu sebelum posisi jabatan Kajati berpindah ke Aditia Warman

. Meskipun kabar SP3 tersebut dibantah oleh Assintel Kejati Babel, Muhammad Said dan Kasi Penkum, Roy Arland namun faktanya proses pelimpahan berkas ketiga tersangka perkara kasus korupsi PT Pulomas itu tak kunjung dilimpahkan ke penuntutan.

Terkait kabar mandegnya penanganan perkara kasus korupsi PT Pulomas ini, Komisi III DPR RI melalui Staf Ahli Bidang Hukum Komisi III DPR RI Zainul Arifin SH.MH angkat bicara.

Zainul Arifin menilai mandeknya penanganan Tipikor Pulomas Sentosa oleh Kejati Babel lantaran adanya oknum-oknum yang berkepentingan bermain dalam kasus tersebut. ” Ada Oknum-Oknum yang berkepentingan bermain disitu, kalau tidak kenapa kasus ini sampai mandek,apa persoalan nya, kalau pun persoalan alat bukti kenapa sudah ditetap kan tersangka,” katanya kepada wartawan melalui sambungan telepon beberapa waktu lalu.

Tipikor Pulomas dikatakan Zainul adalah kejahatan luar biasa dan Kejati Babel, hal ini harus segera dituntaskan agar ada rasa keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat Babel. ” Ini adalah kejahatan luar biasa,Kejati Babel harus segera menuntaskan kasus ini agar ada rasa keadilan dan kepastian Hukum,” pungkas Zainul Arifin.

Tidak hanya komisi III DPR RI, kalangan LSM Pusat Jakarta seperti BPI KPNPA RI (Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran Republik Indonesia) juga menyorot tajam penanganan perkara kasus korupsi PT Pulomas yang ditangani Kejati Babel.

Rahmad Sukendar SH MH Ketua Umum BPI KPNPA RI dalam percakapan via WA kepada salah satu media nasional meminta kepada pihak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung untuk menindak lanjuti kasus tersebut dan segera melimpahkannya ke Pengadilan Tipikor dikarenakan kuat adanya dugaan kerugian keuangan negara.

“BPI KPNPA RI meminta kepada Pihak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, untuk menindak lanjuti kasus tersebut dan segera di limpahkan ke Pengadilan Tipikor, dikarenakan kuat adanya dugaan kerugian keuangan negara, dan bila ada unsur permainan dari oknum tertentu dalam kasus tersebut untuk berhenti atau di SP3 kan, maka kami dari BPI KPNPA RI akan membentuk Tim khusus untuk mengawal kasus tersebut,” kata Rahmat belum lama ini.

Dia menambahkan kalau memang ada permainan dalam penyidikan kasus tersebut, BPI KPNPA RI akan melaporkan hal tersebut kepada Jamwas untuk mengambil tindakan terhadap oknum oknum yang “bermain”, “Kalau memang ada SP3 dalam kasus ini, kita akan buat laporan resmi ke Jamwas,” pesannya (19/10) seperti dikutip amunisinews.com.

Diakhir percakapannya, Rahmat menyampaikan pesan bahwa BPI KPNPA RI meminta Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi PT Pulomas Babel, “Kita minta kepada Kejati Babel untuk menuntaskan kasus tersebut hingga ke meja hijau,” pungkasnya

Terpisah saat ditemui para awak media, Kamis (09/11/17) usai aksi damai Amak Babel dikomplek perkantoran Kejati Babel Air Itam Pangkalpinang, Asisten Intelijen
(Asintel) Kejati Babel Said Muhammad SH,MH menjelaskan bahwa dalam kasus Tipikor Pulomas Sentosa yang ditangani pihak Kejati Babel masih terus diproses dan berjalan, sepengetahuan dirinya belum ada penghentian apapun.

” Sampai sekarang sepengetahuan saya, untuk masalah kasus Tipikor Pulomas yang kita tangani mengenai Tipikor Pulomas masih berjalan dan tidak ada penghentian (SP3)” Ungkapnya.

Sementara dikesempatan yang sama, Hal senada juga disampaikan secara gamblang oleh Kasi Penerangan Hukum ( Kasi Penkum ) Kejati Babel Roy Arland mengatakan bahwa kasus tersebut masih berjalan dan masih diproses untuk masalah Pulomas.

“Yang saya ketahui, setahu saya sampai sekarang proses Kasus Pulomas Sentosa masih berjalan dan masih ditindak lanjuti oleh pihak Kejati Babel sampai detik ini dan belum adanya penghentian terhadap kasus tersebut (SP3), saya belum mendengar kalau di SP3 kasus ini,” tegas Roy.

(IBRAHIM)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *