Sapta Protes Tindakan Tes Kehamilan Bagi Siswi di Sekolah Babar

KORANFORUM.COM, PANGKALPINANG — KPAD Provinsi Bangka Belitung (Babel) menanggapi pemberitaan beberapa waktu lalu tentang tes kehamilan salahseorang siswi SMA di Bangka Barat (Babar), Babel.

“Kami (KPAD Babel) menilai tindakan preventif yang terlalu berlebihan. Apalagi jika siswi tersebut sampai dikeluarkan dari sekolah bersangkutan,” tegas Ketua KPAD Babel, Sapta Qodri Muafi, SH.

Dikatakan Sapta,  dalam kasus ini bisa saja diduga adanya pelanggaran terhadap hak anak untuk mendapatkan akses pendidikan.

Mestinya, peristiwa terjadinya oknum siswi yang melahirkan di salahsatu sekolah swasta di Kecamatan Belinyu Bangka, tidak bisa dijadikan alasan sebagai acuan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan kepada setiap siswi di sekolah lain.

Sebab menurut Sapta, adanya kehamilan sampai melahirkan, tentunya bukan keinginan dari siswi bersangkutan. Justru siswi bersangkutan adalah korban dari orang terdekatnya (teman ayah korban).

“Kami berharap tindakan tes kehamilan ini tidak diikuti oleh sekolah lainnya, karena akan berdampak pada ketidaknyamanan bagi siswi yang lain,” pungkasnya.  (okta)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *