KPAD Babel Advokasi Oknum Siswi di Bangka Melahirkan di Sekolah

KORANFORUM.COM, PANGKALPINANG — Pada hari Kamis Tanggal 28 September 2017, sekira Pukul 10.00 WIB, KPAD babel memperoleh informasi terkait adanya dugaan Oknum Siswi SMK YPN Belinyu, yang melahirkan di toilet sewaktu jam pelajaran di sekolah.

Dari hasil pulbaket didapatkan keterangan dari sumber, bahwa siswi tersebut berinisial Bunga (16).

Dari keterangan sumber tersebut, KPAD langsung menuju lokasi korban yang telah diamankan di Polsek Belinyu. Saat itu, Komisioner KPAD Babel bertemu dengan keluarga korban maupun korban sendiri.

Setelah melalui tahapan dari mulai pencerahan dan bimbingan dari KPAD, maka akhirnya pihak keluarga korban selaku ayah dari Bunga, menyatakan setuju untuk melaporkan pelakunya kepada pihak berwajib, yang awalnya ragu dan takut.

Kemudian, ayah korban didampingi KPAD Babel langsung melaporkan terduga pelaku ke Polsek Belinyu, dengan bukti laporan STPL/446/X/2017/Babel/Res.Bangka/Sektor Belinyu.

Setelah itu, barulah pihak Polsek Belinyu langsung mengamankan tersangka atas nama Enggar Saputra alias dimaz aliaz Metro, sebagai buruh harian berusia 25 tahun, yang sebelumnya mengaku belum berkeluarga, padahal diduga sudah beristri dan memiliki dua orang anak.

Disamping itu, KPAD langsung menerjunkan psikolog KPAD dalam mendampingi korban Bunga.

Dari hasil pendampingan, kondisi fisik sudah membaik, tetapi dari sisi psikologis korban masih mengalami trauma.

“Setelah pendekatan secara persuasif, akhirnya korban menceritakan kejadian tersebut sambil menangis, dengan mengatakan korban dibujuk rayu pelaku dengan berbagai cara,” ungkap Imam Ghozali.

Akhirnya,pihak KPAD merasa puas akan tindakan pihak Polsek Belinyu, karena polsek bertindak cepat untuk langsung menangkap pelaku.

Dalam hal ini,  KPAD berharap pelaku dapat dijerat UU No. 35 tahun 2014, tentang perlindungan Anak.

“KPAD juga berharap penanganan kasus seperti ini, sebagai orangtua jangan sampai takut untuk melaporkan kejadian-kejadian kekerasan terhadap anak, apalagi sampai hamil dan melahirkan,” tegas Ketua KPAD Babel Sapta Qodria Muahfi S.H, saat mendampingi langsung korban dan keluarganya baik dirumah maupun di Polsek Belinyu. (okta)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *