Optimalisasi GERMAS Melalui Pemberian ASI Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan

KORANFORUM.COM, MANADO – Pada 1000 hari pertama kehidupan merupakan periode kritis tumbuh kembang dan penentu kualitas kesehatan seumur hidup, dimana gizi pada 1000 hari pertama kehidupan ini memiliki dampak kesehatan jangka panjang dan jangka pendek.

“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan sinkronisasi dan optimalisasi peran kesehatan dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi menuju Germas (Gerakan Masyarakan Hidup Sehat). Hal ini harus menjadi perhatian penting, baik bagi mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa maupun dosen sebagai tenaga pendidik” ungkap Direktur Poltekkes Kemenkes Manado (Semuel Layuk, SKM, M.Kes, melalui Panitia Seksi Acara Amelia, saat menyampaikan laporan penyelenggara kegiatan dan disampaikan kepada wartawan KoranForum.Com via wattshap.

Ditambahkannya,  bahwa kegiatan ini adalah rangkaian kegiatan untuk perayaan Dies Natalis Poltekkes Kemenkes Manado.

Dimana kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 1.250 peserta, yang terdiri dari mahasiswa Poltekkes Kemenkes Manado, para Dosen Poltekkes Kemenkes Manado, serta para Dosen dari berbagai perguruan tinggi, termasuk Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang yang diwakili oleh Nurhayati M.Kes, Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur dan Poltekkes Kemenkes Surabaya.

Sementara Kepala Badan PPSDM Kesehatan drg. Usman Sumantri, M.Sc,  mengapresiasi panitia dalam melaksanakan kegiatan ini, karena hal ini sangat sejalan dengan tugas Kementerian Kesehatan Menuju Germas.

Apalagi dengan mengangkat tema 1000 hari pertama kehidupan, dimana 1000 hari pertama tersebut adalah penentu masa depan penerus bangsa

“Saya sangat mengapresiasi panitia dalam melaksanakan kegiatan ini. Kita bersama-sama dalam naungan Kementerian Kesehatan bisa ikut melaksanakan Germas. Dengan tema kegiatan yang sangat bagus, yaitu 1000 hari pertama kehidupan merupakan penentu masa depan penerus bangsa,” ucapnya. Ditambahkannya lagi, “Pesertanya saya lihat lebih banyak perempuan, dimana perempuan-perempuan ini sebagai ‘The Power Agent of Change’ dalam membantu mempersiapkan hidup sehat bagi penerus bangsa”.

Selain itu, dia juga menegaskan bahwa Germas ini bukan hanya kegiatan Kementerian Kesehatan saja, melainkan Germas ini adalah suatu kegiatan yang dilaksanakan untuk melakukan kerja sama lintas sector, karena masalah kesehatan tidak hanya bisa terselesaikan dengan payung Kementerian Kesehatan saja, tetapi harus bekerja sama dengan Kementerian yang lain.

Dia mencontohkan, masalah air bersih tidak akan bisa tertangani tanpa bantuan dari Kementerian PU.

Sedangkan Panitia Seksi Acara Kegiatan Amalia, mengatakan, rangkaian kegiatan ini dimulai dengan kegiatan Seminar Nasional Kesehatan, dengan tiga pemateri yaitu Kepala Badan PPSDM Kesehatan drg. Usman Sumantri M.Sc, dengan materi Kebijakan Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Menuju Generasi Sehat.

Lalu, Profesor, drh. Rizal Damanik M.RepSc, Phd, dengan materi Germas Dalam Pemanfaatan Kearifan Lokal dan Pemberian Asi. Pemateri ketiga adalah, Dr. dr. Emy Huriyati, M.Kes, dengan materi peran ASI dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan.

“Setelah Seminar Nasional ini selesai, dilanjutkan dengan paparan oral presentation dan Poster oleh 27 dosen, baik Dosen dari Poltekkes Kemenkes Manado maupun Dosen dari Perguruan Tinggi yang lain,” ungkap Amalia Donsu, SST, M.Kes, selaku seksi acara pada kegiatan ini.

Sementara itu, salahseorang peserta Seminar Nasional, Lulu Putri, mengatakan, bahwa Kegiatan Seminar Nasional ini, sangat dirasakan manfaatnya baik bagi Dosen maupun bagi mahasiswa, dimana mahasiswa merasa senang mendapatkan materi tambahan, serta sebagai persiapan mengabdikan diri sebagai tenaga kesehatan nantinya dan membantu Kementerian Kesehatan menuju Germas.

“Saya sangat senang dengan adanya kegiatan ini, saya mendapatkan tambahan ilmu. Apalagi saya Mahasiswi jurusan Kebidanan yang bertugas membantu ibu-ibu dalam mempersiapkan 1000 hari petama kehidupan anak-anaknya. Semoga kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan pada kesempatan lain dengan tema yang lebih menarik” ucap Lulu Putri salah satu peserta Seminar.

Saat wawancara terpisah dengan Ketua Panitia Seminar Nasional Martha Debora Korompisy, S.Pd, S.SiT, M.Kes, mengatakan, bahwa setelah kegiatan Seminar Nasional dan paparan oral persentation dari Dosen, maka kegiatan ini bakal dilanjutkan dengan Sosialisasi Germas kepada masyarakat kepulauan, yang juga punya hak yang sama dalam pendampingan bidang kesehatan. (ibrahim)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *