BNN Babel Berhasil Amankan Narkotika Jenis Shabu Seberat 579,97 Gram

KORANFORUM.COM, BABEL – Badan Nasional Narkotika Provinsi Bangka Belitung (BNNP Babel) kembali mengamankan narkotika jenis shabu seberat 579,97 gram, di Lokasi Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Bangka Barat, Senin (17/7/2017) lalu, sekitar Pukul 17.30 Wib.

Dalam konfrensi persnya, Kamis (20/7/2017) siang, AKBP Arbain selaku Kabid Pemberantasan dan juga merangkap Plt Kepala BNNP Babel, menjelaskan kronologis penangkapan ini, berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yang akan membawa narkotika jenis shabu dari Aceh menggunakan bus kota melalui jalur darat ke Palembang.

Kemudian dari Palembang menuju Pelabuhan Tanjung Api Api dan dari situ menuju Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Bangka Barat.

“Ini merupakan tangkapan terbesar sampai dengan saat ini, dimana tim kami mampu mengamankan narkotika jenis shabu seberat 579,97 gram dan menangkap seorang tersangka berinisial WS (37), warga Parit Padang Sungailiat, Bangka Induk,” ungkapnya.

Dari hasil penangkapan ini, tim BNNP Babel turut juga mengamankan barang bukti berupa satu buah tas hitam, dua buah handphone bermerk Nokia warna hitam putih, serta Advan hitam putih.

Berdasarkan pengakuan dari tersangka saat ditanyai oleh awak media, ia menjelaskan barang terlarang ini apabila berhasil dibawa ke Bangka, maka dirinya  akan memperoleh imbalan sebesar 30 juta rupiah.

“Saya dibayar 30 juta oleh seseorang narapidana  di Lapas Palembang untuk membawa shabu ini ke Bangka dan bila sukses akan dibayar,” ucapnya.

Arbain menjelaskan tersangka juga merupakan seorang resedivis, yang sebelumnya pernah terlibat kasus yang sama dengan masa hukuman 5 tahun penjara.

“Untuk mempertanggung jawabkan kasus ini, maka tersangka akan kami kenakan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2), serta Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkoba,” jelasnya mengakhiri wawancara dengan awak media. (okta)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *