Tetesan Darah Dalam Karung Itu Ternyata Korban Mutilasi

KORANFORUM.COM — Dua wanita, seorang ibu dan anakini histeris saat membuka karung berlumuran darah di kamar mandi rumahnya. Awalnya, mereka berdua sudah curiga karena ada darah berceceran di dapur. Mereka pun mengikuti tetesan darah tersebut yang mengarah ke kamar mandi.

Ternyata di kamar mandi ada sebuah karung yang masih basah, dengan takut-takut mereka buka dan berisi kepala dan bagian tubuh lainnya yang masih berdarah. Mereka pun berteriak dan panik dan mencoba mencari bantuan.

Itulah detik-detik penemuan mayat seorang wanita tanpa identitas yang tewas dimutilasi di kamar mandi milik dukun di Kampung Tambun Kelapa RT 09/05, Desa Setiamekar, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi pada Jumat (9/12) petang.

Tubuh wanita yang diperkirakan berumur 40 tahun ini diduga dibunuh dukun yang bernama Kuru (60).

“Jenazahnya sudah dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk keperluan otopsi,” kata Kasubag Humas Polrestro Bekasi AKP Kunto Bagus pada Jumat (9/12) malam.

Kunto mengatakan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh istri dan anak terduga pelaku bernama Tino (56) dan Rumiyada (27). Saat itu Rumiyada baru saja pulang setelah mengantar sang ibu untuk kemoterapi atas penyakit yang dideritanya yang tak jauh dari lokasi.

Setibanya di rumah, mereka berdua terkejut mendapati bercak darah di ruang dapur hingga kamar mandi.

Saat Rumiyada hendak mencuci piring, dia penasaran dengan sebuah karung yang ada di kamar mandi.

“Saat dibuka, rupanya terdapat tubuh wanita dalam keadaan termutilasi,” jelas Kunto.

Mendapati hal itu, keduanya pun panik. Mereka lalu mencari Kuru namun sang ayah dan suami telah pergi meninggalkannya. Polisi menduga, pelaku pembunuhan ini adalah Kuru. Sebab berdasarkan keterangan anak dan istrinya, korban sempat masuk ke rumahnya ketika mereka hendak pergi untuk kemoterapi.

“Keterangan saksi Rumiyada dan Bu Tino, korban sering datang ke rumah Pak Kuru sebanyak 7 kali untuk minta pengasihan karena pak Kuru bekerja sebagai dukun,” ungkap Kunto.

Hingga saat ini, kata Kunto, penyidik masih mengolah tempat kejadian perkara (TKP) dan menggali keterangan saksi untuk mencari Kuru. Apabila terbukti, Kuru bisa dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan atau Pasal 340 tentang pembunuhan berencana dengan hukuman penjara di atas 15 tahun. (*)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *