Presiden Hukum Mati Bandar Narkoba, di Belitung Terdakwa Narkoba ai???Dibebaskanai??? !!!

KoranForum.com, Tanjungpandan, Belitung ai??i?? Kebijakan Presiden JokowiAi?? yang memerintahkan jajarannya untuk menindak tegas pelaku dan bandar narkoba, sangat didukung oleh berbagai kalangan. Hal ini dikarenakan, narkoba sangat merugikan bagi Bangsa, sebab bahaya narkoba bisa menghancurkan berbagai sendi masa depan bangsa, terutama merusak moral pemuda dan menghancurkan kelangsungan hidup generasi penerus bangsa, yang akan menjadi pemimpin bangsa dikemudian hari.

Bukti keseriusan Jokowi dalam pemberantasan narkoba ini, telah memerintahkan kepada Jaksa Agung, untuk segera melaksanakan hukuman mati tahap tiga terhadap belasan pelaku dan gembong narkoba.

Rencana pelaksanaan hukuman mati terhadap belasan gembong narkoba ini, sempat diungkapkan oleh Jaksa Agung Prasetyo. Ia mengatakan, terdapat 14 orang bandar narkoba terpidana yang akan dieksekusi mati. Semua terpidana itu telah berada dalam isolasi di LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Namun ternyata, ketegasan Presiden Jokowi dalam memberantas narkoba, kelihatannya belum dicontoh sepenuhnya oleh jajaran aparatur dibawahnya, terutama aparatur penegak hukum.

Salahsatunya terjadi di Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Seorang terdakwa kasus narkoba inisial Kev alias Ang, yang di sidang di Pengadilan Negeri Tanjungpandan, Berlitung, mendapat vonis ai???bebasai???.

Tentunya, vonis ini sangat mencederai hati nurani masyarakat dan bertolakbelakang dengan semangat Pemerintah pusat, dalam menerapkan kebijakan tegasnya untuk memberantas narkoba di Indonesia, termasuk di Kabupaten Belitung.

Bahkan, awak media ini sempat mendengar adanya isu yang beredar dikalangan masyarakat, jika vonis ai???bebasai??? yang diterima terdakwa narkoba inisial Kev alias Ang, terdapat dugaan suap berupa uang dengan besaran ratusan juta rupiah, yang diberikan oleh terdakwa kepada oknum hakim. Meskipun, dugaan suap ratusan juta rupiah kepada oknum hakim itu, perlu pembuktian yang lebih jauh.

Apalagi, pihak Pengadilan Negeri Tanjungpandan Kabupaten Belitung, telah membantah adanya vonis bebas dan dugaan isu suap ratusan juta rupiah yang dialamatkan kepada institusinya.

Melalui Humas Pengadilan Negeri Tanjungpandan Kabupaten Belitung Andi Bayu Manggala SH, menjelaskan, bahwa, kenyataan yang terjadi bukan vonis bebas kepada Kev alias Ang, akan tetapi pengadilan telah menghukum dua bulan 15 hari. Namun setelah adanya potongan masa tahanan, maka terdakwa menjadi bebas. Karena itu, putusannya bukan bebas murni.

Putusan dua bulan 15 hari itu, menurut Andi, sudah berdasarkan fakta persidangan dengan melihat barang bukti, keterangan dari saksi-saksi semua dan ada hal-hal yang meringankan.

Apalagi dalam perkara ini, Jaksa Kejari Tanjungpandan Kabupaten Belitung, menuntut Ai??terdakwa selama lima bulan. Ai??Namun, kata Andi, ada juga hal lainnya yang dapat meringankan terdakwa, seperti terdakwa mengakui perbuatannya, menyesali perbuatannya, serta berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya,Ai??yang terbukti dipersidangan sebagai pemakai.

Dijelaskan Andi, Hakim itu memutus perkara bukan berdasarkan undang-undang saja, namun juga memutus berdasarkan fakta persidangan. Meski demikian, kata Andi, pihaknya tetap mendukung Ai??program Pemerintahan Jokowi dalam pemberantasan narkoba. Buktinya, selama dirinya bertugas Ai??di Pengadilan Negeri Tanjungpandan Kabupaten Belitung ini, sudah hampir satu tahun belum ada perkara yang divonis bebas

ai???Itu (dugaan suap ratusan juta) tidak benar sama sekali, 100% tidak benar. Karena dalam putusan, termuat lengkap semua pertimbangan-pertimbangannya. Berupa fakta persidangan, saksi-saksi dan juga melihat barang buktinya,ai??? tegas Andi.

Dijelaskan Andi lagi, semua perkara setelah putus, semua rekapnya dikirimkan ke Pengadilan Tinggi berupa laporan triwulan, perenam bulan secara menyeluruh, tidak khusus laporan tertentu, kecuali ada perkara banding.

Namun diakui Andi, Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung (Babel) belum mengetahui putusan perkara ini, karena tidak adanya laporan secara khusus ke provinsi. Meski semua laporan terglobal, baik pidana maupun perdata dilaporkanAi?? ke Pengadilan Tinggi Provinsi Ai??Bangka Belitung.

Apalagi sekarang ini, tambah andi, Mahkamah Agung mengeluarkan Ai??SP No.144.KMA ,Ai??tentang keterbukaan imformasi, yang Ai??semuanya bisa dilihat Ai??melalui website PN (Pengadilan Negeri) masing-masing.

Sementara itu, jika pihak Pengadilan Negeri Tanjungpandan Belitung dapat dimintai konfirmasinya oleh awak media ini, atas putusan ai???bebasai??? kepada terdakwa narkoba Kev alias Ang, namun kondisi terbalik diterima awak media ini pada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Sebelumnya, awak media ini sudah beberapa kali datang ke Kantor Kejari Tanjungpandan, untuk memintai konfirmasi atas perkara terdakwa narkoba Kev alias Ang. KoranForum.Com, telah mendatangi Kantor Kejari pada Senin Ai??Tanggal 18 Juli 2016, PukulAi?? 09.00 WIB, untuk melakukan konfirmasi kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ai??Tanjungpandan Kabupaten Belitung, Nova Saragih SH. Ai??Namun saat itu, Kajari tidak berhasil ditemui. Menurut Ai??bagian secretariat/ yang jaga di depan ai???Ibu Kajari tidak ada, beliau masih berada di luar,ai??? ujar Pegawai Kejari Tanjungpandan, yang sedang bertugas jaga di depan Kantor Kejari Tanjungpandan.

Kemudian, keesokannya harinya, pada Selasa Tanggal 19 Juli 2016, Pukul 14.00 WIB, KoranForum.ComAi??kembali lagi ke Kantor Kejari Tanjungpandan, untuk tujuan serupa. Namun kembali tidak bisa berjumpa kepada Kajari. Saat itu, pegawai Kejari Tanjungpandan kembali mengatakan kalau Kajari lagi berada diluar.Ai??

Selanjutnya, KoranForum.Com kembali mencoba mendatangi lagi Kantor Kejari Tanjungpandan, pada keesokan harinya, yaitu Hari Rabu Tanggal Ai??20 Juli 2016, Pukul 10.11 WIB, namun kembali pegawai Kejari Tanjungpandan mengatakan Kajari lagi tidak berada di tempat, karena masih diluar. Meski demikian, pegawai tersebut menyarankan KoranForum.Com untuk bertemu langsung Kasi Intel Kejari Tanjungpandan. Tapi ternyata, saat itu Kasie Intel Kejari Tanjungpandan, juga sedang tidak berada di tempat. (zaid)

Ai??

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *