Pol PP Beltim Amankan Sejumlah Remaja Putri Minum Tuak

 

KoranForum, Belitung Timur, Bangka Belitung – Satuan Polisi Pamong Praja (satpol pp) Pemkab Belitung Timur (Beltim) berhasil mengamankan sejumlah wanita yang sedang pesta minum minuman keras (miras) jenis Tuak, beberapa waktu lalu.

 

Saat ini, banyak pihak menilai bahwa peredaran minuman keras di kalangan generasi muda di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), sudah cukup mengkhawatirkan. Menyikapi masalah ini, selama dua hari berturut-turut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Beltim berhasil mengamankan 7 orang remaja, yang sedang asyik menenggak arak dan tuak, di dua lokasi yang berbeda , yaitu di kawasan Wisata Pantai Teropong dan A1 Desa Lalang Kecamatan Manggar Beltim.

Yang pertama diamankan, Selasa (19/5), 4 remaja putra yang sedang mengkonsumsi arak di Pantai Teropong. Mereka adalah Jul (19), ES (19), Mar (18) dan San (17) yang berstatus pelajar di salah satu SMU swasta di Kecamatan Manggar. Ke empat remaja ini merupakan warga Desa Air Madu Kecamatan Manggar.

 

Jika yang pertama seluruhnya adalah pria, sedangkan yang diamankan pada Rabu (20/5) saat pesta tuak di kawasan A1 Bukit Samak, seluruhnya remaja putri, Iv (19), Lu (19), dan NN (17). Seluruhnya merupakan warga Kecamatan Gantung yang berdomisi di Desa Selinsing. Dua diantaranya merupakan singgel parent dengan satu anak.

 

“Baru pak kami konsumsi tuak ini. Ini pun pas kami ada masalah,” ungkap Iv, kepada awak media saat ditanya seberapa sering mengkonsumsi minuman keras.

 

Janda satu anak yang mengaku belum mempunyai pekerjaan tetap ini, agak berkelit saat anggota Satpol PP meminta menunjukkan dimana tempat pembelian tuak. Ia berasalan lupa, namun karena terus didesak petugas, akhirnya Ia mau mengantarkan ke lokasi yang ternyata tidak jauh dari Komplek Perkantoran Pemerintah Terpadu Desa Padang Manggar.    

 

“Kami hanya minum dua kampil (liter) arak pak. Satunya kami campur dengan minuman bersuplemen. Itu untuk kami bagi bertiga,” terang Iv.      

 

Sementara itu, Kepala Seksi Operasional, Penindakan & Penegakan Peraturan Derah Satpol PP, Nazirwan menjelaskan, dari hasil introgasi, Satpol PP segera meluncur ke lokasi yang ditunjuk, dan berhasil mengamankan 10 liter arak dalam ember plastik.         

 

“Kami langsung mengamankan dan memberikan peringatan kepada penjual untuk tidak lagi menjual minuman keras. Saat tindakan kita hanya sebatas mengamankan, namun tidak menutup kemungkinan akan kita proses sesuai ketentuan yang berlaku” kata Nazirwan.

 

Sedangkan untuk remaja yang tertangkap tangan sedang mengkonsumsi minuman keras, pihak Satpol PP Kabupaten Beltim sudah memanggil orang tua dan membuatkan surat pernyataan agar tidak lagi mengulangi hal yang sama.

 

“Kita juga memanggil kepala Desa setempat untuk diberikan pengarahan agar lebih responsif terhadap permasalahan ini. Mereka semuanya kita perbolehkan pulang saat dijemput oleh orang tua masing-masing,” ujar Nazirwan.

 

Sedangkan Kepala Satpol PP Kabupaten Beltim, Sudiono, menambahkan pihaknya bakal terus melakukan pemantauan dan patroli rutin ke tempat-tempat yang dicurigai sebagai tempat pesta minuman keras. Hal ini ditujukan untuk menekan peredaraan miras khususnya di kalangan generasi muda.

 

“Kita kan hanya menekan seminimal mungkin perdaran miras. Tapi dengan surat tugas perintah bupati, Pol PP dan Disperindagkop tetap akan melakukan operasi tanpa terjadwal sebelumnya,” ungkap pria, yang biasa akrab dipanggil Sodik ini.

 

Sodik berharap dengan ditekannya peradaran miras di kalangan masyarakat akan dapat menekan tindak kekerasan, pergaulan bebas serta tindak pidana yang meresahkan masyarakat.

 

“Setiap pelaku yang kami tangkap akan kami telusuri dimana tempat mereka membeli. Jadi tujuan kita melakukan pengamana juga di tempat penjualan. Soalnya dengan sistem tangkap tangan seperti ini, informasi operasi jadi tidak bocor,” tutup Sodik. (@2!/zaid)   

 

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *