Pemkab dan DPRD Empat Lawang Suport Mahasiswa Dengan Program Beasiswa

*Bukti Nyata Kepedulian Pemkab dan DPRD Empat Lawang pada Dunia Pendidikan
*66 Mahasiswa Ikuti Program Beasiswa

KoranForum.Com, Empat Lawang, Sumsel
— Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel), digelar Kegiatan Silaturahim dan Penyerahan Ijazah dari Pemkab Empat Lawang, kepada Mahasiswa Lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) Bogor, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, serta Management and Science University (MSU) Malaysia, Senin (3/10) lalu.

Semua mahasiswa tersebut, merupakan mahasiswa pengguna Program Beasiswa dari Pemkab Empat Lawang, yakni empat orang di IPB Bogor, 30 orang di MSU Malaysia, serta 32 orang di UPI Bandung.

“Para Mahasiswa ini, dibiayai Pemkab Empat Lawang. Ide ini adalah ide Pak Bupati, Wabup dan Ketua Dewan (DPRD Empat Lawang), untuk memberikan hadiah kepada siswa-siswa Empat Lawang yang berprestasi,” tutur Kepala Disdik Empat Lawang Agusni Effendi.

Sementara, Plt Bupati Empat Lawang H Syahril Hanafiah, mengatakan, semua mahasiswa ini tidak akan dilepas dan tidak boleh kerja di luar Kabupaten Empat Lawang. Sebab, Mereka nanti akan dikerjakan sebagai pegawai kontrak daerah, bukan sebagai honorer ataupun TKS.

“Nanti jurusan mereka dimasukkan ke Kuota Penerimaan CPNS, supaya mereka bisa mengikuti tes CPNS. Sebab, mereka tidak bisa langsung jadi PNS Empat Lawang, tapi kami jamin, gaji mereka sebagai pegawai kontrak hampir menyamai gaji PNS,” ujarnya.

Namun untuk Tahun 2016 ini, Program Beasiswa ini ditiadakan, karena keterbatasan anggaran. Namun kedepan, program ini akan dilanjutkan kembali, namun dengan mengurangi jumlah kuotanya.

Jikalau program ini sampai dihentikan, maka secara otomatis program ini akan berakhir. “Memang dampak yang dirasakan tidak sertamerta, tapi sepuluh tahun kedepan bisa dirasakan dampaknya,” ucap Syahril.

Sedangkan Ketua DPRD Empat Lawang H. David Hadrianto, menambahkan, para mahasiswa yang menikmati Program Beasiswa ini, dinyatakan “haram” untuk pergi dari Kabupaten Empat Lawang. Sebab, mereka kuliah dibiayai oleh Pemkab Empat Lawang. Oleh sebab itu, pihaknya memutuskan untuk menjadikan mereka sebagai pegawai kontrak.

“Kami terus memikirkan hal ini, Kami juga mohon maaf, karena sempat telat mengirim uang beasiswa kepada mahasiswa selama beberapa bulan,” pungkasnya. (sastro)

 

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *