Caretaker KNPI Babel Siapkan Musda, Rencana Tanggal 23-24 Desember 2016

KoranForum.Com, Bangka, Babel  — Pengurus Caretaker Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berencana bakal menggelar Musyawarah Daerah (Musda), Tanggal 23 – 24 Desember 2016 depan.

Rencana pelaksanaan Musda KNPI Babel ini, disampaikan Caretaker Ketua KNPI Bangka Belitung Tommy Chandra, Selasa (13/12) kemarin.

“Rencana ini, sesuai tugas Caretaker KNPI, yakni menggelar musda. Kita telah mempersiapkan diri dan merencanakan bakal menggelarnya pada Tanggal 23 sampai 24 Desember,” ucap Tommy.

DikatakanTommy, untuk merealisasikan rencana ini, maka Caretaker KNPI Babel telah menyusun dan membentuk Panitia Musda. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan konsolidasi dengan Pejabat Pemerintah Daerah, yakni Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur  Babel.

“Kita laksanakan amanat dari Ketua Umum KNPI Fadh, maka kita gelar musda. Organisasi kemasyarakatan (Ormas) pemuda kita undang. Adapun DPD kabupaten dan kota yang enggan berhimpun, kita sampaikan kepada ketua umum (Fadh),” ujar Tommy.

Seperti diberitakan sebelumnya, kalau Fadh El Fouz A Rafiq telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Caretaker KNPI Babel, dikarenakan kepengurusan sebelumnya, dianggap tidak berhimpun pada kepengurusan KNPI pimpinan Fadh. Ditambah lagi, terungkapnya dugaan Ketua KNPI Babel sebelumnya, baru diketahui telah merangkap jabatan, yaitu menjabat ketua dan ketum salah satu OKP (AD/ART & PO KNPI).

Adapun sebagaimana diketahui, dalam hal ini, Menteri Hukum dan Ham (Menkumham) telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) tentang kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI yang sah. Terakhir, SK yang diterbitkan Menkumham itu diberikan kepada kepengurusan DPP KNPI pimpinan Fadh El Fouz A Rafiq dengan Sekretaris Jendral Fadly Alimin.

“Konsekuensinya, dengan sendirinya kepengurusan KNPI Provinsi (Provinsi Babel) dipegang oleh Caretaker, karena Pemerintah mengakui KNPI yang dipimpin Fadh. Sehingga, kalau pun ada pelibatan memfasilitasi kegiatan maka bisa menerima konsekuensi hukum,” tegas Tommy.

Jika mengacu pada peristiwa lalu, yaitu saat digelarnya Kongres Pemuda di Papua, telah mengesahkan AD/ART dan terpilih Rifai Darus, dengan tim formaturnya.

Namun setelah kepengurusan DPP KNPI terbentuk, terungkap kalau ada dugaan pelanggaran AD/ART hasil Kongres Pemuda di Papua. Lalu, terjadi peristiwa pelaksanaan Kongres Luar Biasa KNPI, dimana syarat peserta yang mengikuti Kongres Luar Biasa itu bisa terpenuhi. Dalam Kongres Luar Biasa itu, terpilih Fahd El Fouz A Rafiq sebagai Ketua Umum KNPI.

Namun, terbitnya SK Menkumham dan Surat Mendagri untuk DPP KNPI Pimpinan Fahd, dirasa janggal oleh DPP KNPI Pimpinan Rifai Darus, sehingga kejanggalan itu diduga dijadikan celah untuk pembenaran kepengurusan mereka.

Mendapati kenyataan itu, Cupli sebagai sekjen, coba melakukan “kudeta” dengan menggelar KLB. Namun “kudeta” itu tidak berhasil, karena syarat kepesertaan untuk bisa terselenggaranya KLB, tidak terpenuhi.

Kemudian, DPP KNPI Pimpinan Fahd membentuk struktur kepengurusan baru, dimana SK kepengurusan itu telah mendapatkan kekuatan, dimana Menkumham mengeluarkan SK penegasan DPP KNPI dan Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia adalah sama, sehingga pengesahan adalah SK Menkumham yang terbaru.

Karena itu, persoalan kepengurusan KNPI Provinsi Babel, idealnya setelah terbentuknya SK Caretaker, maka kepengurusan sebelumnya dianggap tidak ada. Dengan demikian, perlu dibentuk Caretaker, untuk mempersiapkan dan melaksanakan musda.

Karena dari seluruh KNPI Provinsi di Indonesia, telah disurati agar mau berhimpun dengan DPP KNPI Pimpinan Fahd, kecuali mereka yang menjadi peserta di KLB terpilihnya Fahd sebagai Ketum. Kenyataannya, KNPI Babel salah satu yang tidak berhimpun di DPP KNPI Pimpinan Fahd, sehingga terbitlah SK Caretaker ini.

Sementara itu, wartawan KoranForum.Com, sudah mencoba melakukan klarifikasi terhadap permasalahan ini kepada Wakil Ketua I DPD KNPI Babel Pimpinan Bambang Patijaya, Masmuni Mahatma SAg, MAg, Rabu (14/12). Namun, yang bersangkutan belum mau berkomentar banyak tentang masalah ini. (fahrizandi/jon)

 

 

 

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *