Acara Parawel Pedang Pora Kapolres Mura Berlangsung Haru

*AKBP Herwansyah Saidi Tinggalkan Mapolres Mura Dengan Dibopong

KoranForum.com, Musi Rawas, Sumsel – Jabatan Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kabupaten Musi Rawas (Mura) Propinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mengalami pergantian. Pergantian Kapolres ini, berdasarkan Surat Telegram Kapolri, Jendral Pol. Tito Karnavian.

Sebelumnya, Jabatan Kapolres Mura diemban oleh AKBP Herwansyah Saidi, yang dipromosikan pada posisi barunya sebagai Kabag RBP Rorena Polda Sumsel. Posisinya digantikan  AKBP Hari Brata, dimana sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit III Direskrimsus Polda Sumsel.

Adapun pergantian jabatan Kapolres Mura ini, dilakukan dengan acara P‎arawel Pedang Pora, guna menyambut kedatangan Kapolres Mura yang baru, AKBP Hari Brata, serta melepas pejabat lama AKBPHerwansyah Saidi.

Tampak satu persatu perwira dan bintara di Kantor Polres Mura, memberikan penghormatan kepada pemimpin yang dianggap sukses mengemban amanah, serta  mengawal pesta demokrasi Pilkada Serentak di Kabupaten Mura dan Kabupaten Muratara, meskipun diberikan Predikat  Zona Merah.

Dalam kesempatan itu, AKBP Herwansyah Saidi, mengatakan, kinerja yang dilakukan selama ini hendaknya dipertahankan, untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap tugas kepolisian. Terutama dalam memberikan kepercayaan dan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

“Tingkatkan prestasi kedepankan tugas dengan penuh tanggung jawab, sesuai arahan Kapolri,” tegas  AKBP Herwansyah Saidi, usai mengikuti Parawel Sertijab Kapolres Mura, Kamis (22/9) kemarin.

Dikatakannya, dirinya berterima kasih kepada semua jajaran dan masyarakat, baik di Kabupaten Musi Rawas dan Musi Rawas Utara, yang selama ini telah bekerja sama, untuk mendukung tugas kepolisian. Terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, diwilayah masing-masing.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semuanya, baik anggota personil maupun masyarakat. Sebab, tanpa dukungan semuanya, maka tugas yang diemban tidak akan berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Sementara, Pejabat Baru Kapolres Mura AKBP Hari Brata, menjelaskan, program utama sesuai instruksi Kapolri, adalah pelayanan masyarakat yang harus dikedepankan. Tidak hanya pelayanan di kantor  saja, melainkan juga di pelosok-pelosok harus kedepankan kinerja polisi. Dalam waktu dekat, program satu polisi satu desa akan segera diefektifkan.

“Babinkamtibmas harus diaktifkan, bagaimana pola kerjanya. Sebab, Babinkamtibmas tidak hanya harus tahu karkateristik daerah tersebut, tapi juga harus tahu orang-orang yang disambanginya,” tutur Hari.

Menurutnya, untuk ‎konflik Sosial Agraria, Polri tidak kerja sendiri. Tentunya, bakal  melibatkan Pemkab Mura dan Muratara. Karena sesuai instruksi Kapolri,  pelayanan publik harus diutamakan. Semua itu, untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat (Public Trust) terhadap institusi kepolisian.‎‎

“Apa yang sudah dibina oleh Bapak AKBP Herwansyah Saidi, merupakan hal yang positif. Karena itu, apa yang sudah dijalankan dan direncanakannya itu harus  diteruskan,” janjinya.

Mantan Kasubdit III Direskrimsus Polda Sumsel ini, juga menambahkan, bahwa, p‎enegakan hukum kejahatan konvensional tetap dilakukan. Kapolri ketika di Polda Sumsel, menyatakan untuk pelaku begal dan gerandong, tidak dianulir lagi. Tindakan tegas harus diberikan kepada mereka.

“Untuk penanganan tindak pidana korupsi, juga menjadi prioritas. Tetapi, sesuai aturan jika sudah P21 dan keluar audit BPK atau BPKP, baru dilakukan ekspose. ‎Jika masih dalam proses klarifikasi dan penyidikan belum. Karena ada mekanisme penyidikan yang dilakukan,” pungkasnya. (Andep)

 

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *